Tertimpa Pohon, Anggota Pemadam Kebakaran Hutan di Batanghari Kritis

Tertimpa Pohon, Anggota Pemadam Kebakaran Hutan di Batanghari Kritis
ilustrasi kebakaran hutan
Radesman Saragih / YUD Jumat, 23 Agustus 2019 | 07:35 WIB

Jambi, Beritasatu.com - Asmara (45), seorang anggota pasukan pemadam kebakaran hutan dan lahan, Manggala Agni, Kabupaten Batanghari hingga Jumat (23/8) masih dirawat intensif di Rumah Sakit Siloam Kota Jambi. Anggota Manggala Agni tersebut mengalami kondisi kritis akibat tertimpa pohon tumbang ketika memadamkan api di kawasan Hutan Taman Raya (Tahura) Sultan Thaha Syaifuddin (STS) Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi, Kamis (22/8/2019).

Anggota Manggala Agni Batanghari, Kuntoro menjelaskan bahwa, kecelakaan yang dialami Asmara berawal ketika mereka kehabisan air dan berupaya mencari sumber air untuk memadamkan api di Tahuran STS Senami Batanghari, Kamis siang.

"Saya dan Asmara mengendarai sepeda motor mencari sumber air di kawasan Tahura STS, tidak jauh dari titik api. Tiba-tiba satu pohon yang sudah lapuk tumbang dan menimpa kami, sehingga kami terjatuh. Batang kayu mengenai kepala teman saya Asmara,”katanya.

Dikatakan, mengetahui rekannya luka berat, Kuntoro langsung melapor kepada anggota Manggala Agni lainnya untuk membawa Asmara ke rumah sakit. Asmara sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hamba Muarabulian, Batanghari.

“Tetapi karena kondisinya kritis, Asmara akhirnya dirujuk ke rumah sakit Siloam Kota Jambi. Asmara mengalami luka robek pada kepala sebelah kiri dan pendarahan pada telinga sebelah kiri,”katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batanghari, Parlaungan di Batanghari mengatakan, kebakaran di kawasan konservasi Tahura, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi terjadi sejak Senin (12/8). Titik api di Tahura STS Batanghari sempat padam beberapa hari. Namun kebakaran terjadi lagi di Tahura STS Batanghari itu pekan ini.

“Luas tahura tersebut yang terbakar hingga kini sudah lebih lima hektare. Pasukan gabungan pemadam kebakaran hutan dan lahan di daerah itu masih berupaya memadamkan kebakaran hingga Jumat (23/8/2019).



Sumber: Suara Pembaruan