Presiden Jokowi Sapa Talenta-talenta Muda Indonesia

Presiden Jokowi Sapa Talenta-talenta Muda Indonesia
Presiden Joko Widodo menyapa musisi-musisi muda indonesia sebelum tampil dalam konser Talenta Muda Bhineka Tunggal Ika di Istana Negara, Jakarta, Jumat 23 Agustus 2019. ( Foto: Suara Pembaruan/Joanito De Saojoao )
Carlos KY Paath / WM Jumat, 23 Agustus 2019 | 22:03 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyapa talenta-talenta muda Indonesia dari berbagai daerah. Para talenta muda tersebut akan mengisi acara “Talenta Muda Bhineka Tunggal Ika” di Istana Negara, Jakarta, Jumat (23/8/2019).

Kedatangan Presiden yang didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, langsung menyita perhatian para talenta yang ingin bersalaman. Talenta muda asal Papua, Vien Reyes, menunjukkan kemampuannya menyanyikan lagu Indonesia Pusaka.

Presiden juga bercengkerama dengan talenta muda lainnya seperti trio Carlos, Aldo, dan Revan yang tergabung dalam grup musik hip-hop RDP Generation. Lagu “Malam Ini Indah” karya musisi rap Indonesia, Iwa K, sempat dinyanyikan tiga anak dari Kota Soe, Nusa Tenggara Timur tersebut.

Sekelompok paduan suara juga menunjukkan kemahiran disertai Tari Kecak. Presiden Jokowi kemudian juga menyempatkan berfoto bersama dengan seluruh talenta muda yang hadir. Presiden memang tak mengikuti langsung acara.

Menurut Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf, Presiden berpesan agar talenta-talenta muda Tanah Air dapat ditampilkan pada kegiatan kenegaraan di Istana. “Istana adalah milik kita, bukan lagi tempat yang sakral,” kata Triawan dalam sambutannya.

Acara “Talenta Muda Bhineka Tunggal Ika” merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Kemerdekaan ke-74 RI. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menunjukkan kualitas sumber daya manusia Indonesia dengan keanekaragaman dan talentanya.

“Seperti juga hadirin yang ada di sini, beragam sekali. Dari profesi, dari usia, dari wajah-wajah di sini Bhinneka Tunggal Ika. Ini penting bahwa keragaman kita adalah kekayaan kita, bahkan kami bawa juga ke luar negeri untuk ditampilkan,” ungkap Triawan.



Sumber: Suara Pembaruan