Didik J Rachbini: Pemindahan Ibu Kota Grasa-grusu

Didik J Rachbini: Pemindahan Ibu Kota Grasa-grusu
Ekonom Senior Didik J Rachbini mengatakan, rencana pemindahan ibu kota tidak dipikirkan secara matang dan cenderung dipaksakan, bahkan mengabaikan skala prioritas pembangunan ekonomi nasional. ( Foto: Beritasatu TV )
Aichi Halik / AHL Senin, 26 Agustus 2019 | 17:17 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ekonom Senior Didik J Rachbini mengatakan, rencana pemindahan ibu kota tidak dipikirkan secara matang dan cenderung dipaksakan, bahkan mengabaikan skala prioritas pembangunan ekonomi nasional.

"Saya kritik, proses kebijakan publik memindahkan ibukota ini grasa-grusu, DPR mengatakan belum menerima kajian akademiknya, di Kementerian Dalam Negeri RUU pemindahan ibu kota negara masih mentah, Ketua MPR sekarang minta untuk ditunda dan dipikirkan lagi," kata Didik usai diskusi publik di Jakarta, Senin (26/8/2019).

Menurut Didik, Indonesia sedang menghadapi berbagai masalah serius yang butuh perhatian dan sumber daya lebih besar dibandingkan dengan pemindahan ibu kota negara.

"Sekarang masalah kita jauh lebih banyak terutama masalah Papua, masalah industri yang merosot, kita yang terjebak di pendapatan kelas menengah, dan kemiskinan masih banyak, jadi harus dipikirkan kembali," ujar Didik.

Didik juga meminta Jokowi lebih memperhatikan masukan dan kritik publik terkait sejumlah persoalan akibat dari pemindahan ibu kota.

"Saya sependapat dengan banyak pihak yang melakukan kritik bagus pada Presiden Jokowi, saat ini banyak respons yang membantu Pak Jokowi agar jangan terlalu berat dan diteruskan, sebab nanti bisa head to head memikirkan oposisi terlalu besar sementara ini (pemindahan ibu kota) juga besar, jadi dia akan menghadapi masalah ganda," terang Didik.



Sumber: BeritaSatu TV