KPK Bantah Klaim Firli soal Dugaan Pelanggaran Etik
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

KPK Bantah Klaim Firli soal Dugaan Pelanggaran Etik

Rabu, 28 Agustus 2019 | 10:23 WIB
Oleh : Fana Suparman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah pernyataan calon pimpinan KPK Irjen Pol Firli Bahuri yang mengklaim pimpinan KPK telah memutuskan tak ada pelanggaran kode etik terhadapnya. Diketahui, Firli yang kini menjabat Kapolda Sumatera Selatan dilaporkan ICW ke KPK atas dugaan pelanggaran kode etik. Firli yang ketika itu menjabat Deputi Penindakan KPK bertemu dengan mantan Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB). Padahal, saat itu KPK tengah menyelidiki suatu perkara yang diduga terkait dengan TGB selaku Gubernur NTB.

Saat menjalani wawancara dan uji publik seleksi Capim KPK di Sekretariat Negara pada Selasa (27/8/2019), Firli mengklaim telah mengklarifikasi mengenai pertemuannya dengan TGB. Firli menyebut saat itu disimpulkan tidak ada pelanggaran etik yang dilakukannya.

"Perlu juga kami sampaikan karena ada klaim, ada pernyataan seolah-olah ada salah satu calon pimpinan KPK yang mengatakan pimpinan KPK sudah memutuskan bahwa yang bersangkutan tidak melakukan pelanggaran disiplin atau kode etik. Tadi saya sudah cek ke Pimpinan dan juga kami koordinasikan lebih lanjut data-datanya kami pastikan informasi itu tidak benar," kata Jubir KPK Febri Diansyah menanggapi pernyataan Firli, Selasa (27/8/2019) malam.

Febri menyatakan pimpinan KPK tidak pernah menyatakan apalagi memutuskan bahwa tidak ada pelanggaran etik terhadap Irjen Firli. Dituturkan, proses pemeriksaan di Direktorat Pengawasan Internal sudah dilakukan dan hasil pemeriksaan sudah selesai pada tanggal 31 Desember. 2018 lalu. Hasil pemeriksaan Direktorat PI ini berdasarkan pemeriksaan terhadap sekitar 27 orang saksi dan terdapat dua ahli yang juga diundang serta menganalisis bukti-bukti elektronik yang didapatkan. Selain itu, Direktorat PI juga sudah memeriksa Firli pada awal Desember tahun 2018.

"Fokus tim bukan hanya pada satu pertemuan saja, tetapi sekitar tiga atau atau pertemuan (dengan pihak lain)," tutur Febri.
Hasil pemeriksaan itu disampaikan Direktorat PI kepada Pimpinan KPK pada 31 Desember 2018. Pimpinan KPK kemudian mendisposisikan atau menugaskan Dewan Pertimbangan pegawai (DPP) untuk membahas lebih lanjut.

Febri mengatakan proses tersebut sebetulnya telah masuk di DPP dan kemudian DPP mendengar paparan dari Direktorat Pengawasan Internal. Hanya saja, kata Febri proses di DPP tidak sampai tuntas karena Firli kembali ke Polri.

"Proses ini tidak bisa selesai karena yang bersangkutan tidak menjadi pegawai KPK lagi," kata Febri.

Meski demikian, kata Febri, pimpinan KPK tetap berkomunikasi dengan Polri terkait dengan proses penarikan Firli dan tidak diperpanjangnya masa tugasnya di KPK.

"KPK tidak dapat membuka informasi lebih rinci, namun kami sudah memberikan informasi yang cukup pada pihak Panitia Seleksi (Capim KPK)," kata Febri.

Dalam kesempatan ini, Febri menyatakan, KPK masih menunggu pihak Pansel bila ingin melihat bukti secara lebih rinci terkait dengan temuan-temuan KPK terhadap rekam jejak para calon tersebut. Penelusuran rekam jejak ini dilakukan KPK berdasarkan permintaan Pansel.

"Kalau ada Pansel yang meragukan dasar-dasar informasi dan buktinya, kami sangat terbuka menunggu juga Pansel untuk melihat bukti-bukti tersebut pasti akan kami sampaikan sesuai dengan koridor yang ada," katanya.

Febri menegaskan, KPK tidak mempersoalkan institusi asal capim KPK yang nantinya terpilih. Bagi KPK yang terpenting Pansel memilih calon berdasarkan aspek integritasnya. Menurutnya, aspek ini penting untuk menjaga semangat pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK.

"Kami harap Pansel bisa melakukan proses rekrutmen ini secara fair dan juga meletakkan integritas sebagai faktor yang paling utama. Dalam beberapa hari ini kan proses uji publik perjalanan kita harap hal ini juga diikuti oleh publik secara lebih aktif itu yang bisa disampaikan," katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

2 Eks Pejabat Pajak Didakwa Terima Suap Rp 57 M dari Bank Panin Cs

Dua mantan pejabat Ditjen Pajak, Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani didakwa menerima suap dengan total Rp 57 miliar dari Bank Panin dan Jhonlin Baratama.

NASIONAL | 22 September 2021

PTDI dan Havelsan Teken MoU Kerja Sama Simulator Pesawat N219

PTDI dan Havelsan menandatangani MoU terkait kerja sama aircraft simulator atau simulator pesawat untuk pesawat N219.

NASIONAL | 22 September 2021

Soal Stok Jagung Nasional, Ini Pernyataan Dewan Jagung

Dewan Jagung menyatakan bahwa stok jagung pada saat ini dalam kondisi tersedia atau aman.

NASIONAL | 22 September 2021

Petani dan Pedagang Jagung Pastikan Stok Jagung Melimpah

Menurut pengelola korporasi petani khusus jagung di NTB Dean Novel, semua daerah sentra jagung di NTB sedang melaksanakan panen raya.

NASIONAL | 22 September 2021

Waspadai Cuaca Ekstrem Sepekan, Siang Terik Muncul Awan Bentuk Bunga Kol

Fenomena cuaca ekstrem secara kasat mata bisa dilihat tandanya siang terik dan muncul awal Cumulus berbentuk bunga kol.

NASIONAL | 22 September 2021

Pemerintah Komitmen Penuh, Presiden Minta Polisi Tak Ragu Usut Mafia Tanah

Presiden Jokowi menegaskan, pemerintah berkomitmen penuh dalam memberantas mafia-mafia tanah.

NASIONAL | 22 September 2021

Dukung Industri Kreatif, Nadiem Resmikan Politeknik Multimedia Nusantara

Kemdikbudristek berkomitmen untuk mengembangkan bidang industri kreatif. Hal ini diwujudkan dengan peresmian Multimedia Nusantara Polytechnic (MNP).

NASIONAL | 22 September 2021

Kemdagri Percepat Penegasan Batas Pengelolaan SDA Laut di DKI Hingga Lampung

Kemdagri pertegas batas kewenangan pengelolaan SDA laut yang terbentang di Provinsi Lampung, DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat.

NASIONAL | 22 September 2021

Pastikan Kampus Merdeka Berjalan, Nadiem Gali Aspirasi Pendidikan Tinggi di Jambi

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim melakukan kunjungan kerja (kunker) di Jambi.

NASIONAL | 22 September 2021

Periksa Anies, KPK Dalami PMD Sarana Jaya untuk Program DP Nol Rupiah

Tim penyidik mengonfirmasi Anies mengenai proses usulan anggaran penyertaan modal APBD DKI Jakarta kepada Perumda Sarana Jaya.

NASIONAL | 22 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Taliban Minta Kesempatan Pidato di Majelis Umum PBB

Taliban Minta Kesempatan Pidato di Majelis Umum PBB

DUNIA | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings