Gubernur Jabar Beri Masukan soal Pemindahan Ibu Kota

Gubernur Jabar Beri Masukan soal Pemindahan Ibu Kota
Ridwan Kamil. ( Foto: Antara )
Carlos KY Paath / WBP Rabu, 28 Agustus 2019 | 18:39 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (28/8/2019). Menurut Ridwan, dirinya dipanggil Presiden dalam rangka memberikan masukan terkait pemindahan ibu kota.

“Memberikan masukan soal ibu kota. Masukannya kalkulasinya, luas-luasan yang hasil pengalaman saya sebagai dosen perkotaan,” kata Ridwan.

Ridwan berharap ibu kota nantinya tidak terlalu luas. “Asumsinya terlalu luas. Harus dikaji ulang, jangan sampai menghasilkan kota yang terlalu luas,” ujar Ridwan seraya mengusulkan agar pemerintah mencontoh konsep pembangunan seperti di Washington DC, Amerika Serikat (AS).

Ridwan menuturkan, Washington DC hanya mempunyai luas sekitar 17 ribu hektare. Ibu kota AS tersebut, lanjut Ridwan, dihuni 700 ribu penduduk. Ridwan menambahkan, masyarakat di masa depan nanti tak perlu memakai moda transportasi, melainkan cukup dengan berjalan kaki.

Karena itu, Ridwan berharap desain ibu kota ramah terhadap manusia. “Jangan mendesain ibu kota baru yang mayoritas untuk mobil, untuk bangunan, tapi kemanusiaan, humaniatiknya tidak maksimal,” ungkap Ridwan Kamil.

Ridwan menuturkan, Presiden Jokowi merespons positif masukan itu. “Beliau sangat senang mendapatkan input (masukan). Saya mengingatkan saja agar kita merencanakan jauh lebih matang dan lebih baik. Masukan dari masyarakat juga diterima,” tutur Ridwan Kamil.



Sumber: Suara Pembaruan