KPU Setujui Perubahan Hasil Pileg untuk DPR RI dari PDIP di Dapil Kalbar 1

KPU Setujui Perubahan Hasil Pileg untuk DPR RI dari PDIP di Dapil Kalbar 1
Ketua KPU Arief Budiman ( Foto: Beritasatu TV )
Yustinus Paat / WM Sabtu, 31 Agustus 2019 | 22:19 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akhirnya menyetujui permintaan PDIP untuk mengubah hasil pemilihan legislatif (pileg) di daerah pemilihan (dapil) 1 Kalimantan Barat (Kalbar). Persetujuan diterima KPU setelah PDIP menunjukkan bukti-bukti legal dan sah bahwa dua kadernya sudah tidak memenuhi syarat untuk mewakili PDIP di Senayan.

"Permohonan kita terima, berdasarkan aturan apabila calon terpilih tidak memenuhi syarat maka peroleh suara terbanyak berikutnya yang akan naik. Karena (tertinggi ke) 2 dan 3 diberhentikan dan mengundurkan diri, maka diisi oleh Maria Lestari," ujar Ketua KPU Arief Budiman, dalam rapat pleno, di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (31/8/2019).

Sebelumnya, PDIP mengajukan penggantian nama anggota DPR terpilih pada dapil Kalbar 1 atas nama Alexius Akim yang sudah dipecat dari keanggotaan PDIP karena melanggar kode etik partai. Sementara, caleg PDIP yang meraih suara terbanyak setelah Alexius atas nama Michael Jeno juga sudah menyatakan mengundurkan diri dari PDIP.

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, yang hadir dalam rapat pleno KPU itu, langsung menyerahkan bukti-bukti dokumen legal terkait keberadaan dua caleg PDIP tersebut kepada KPU. Selain itu, verifikasi terhadap kebenaran dokumen pengunduran diri Michael Jeno juga langsung dilakukan dengan cara teleconference.

KPU pun meminta pertimbangan Bawaslu sebelum melakukan penggantian dan Bawaslu tidak mempermasalahkan dan menyetujui permintaan PDIP sehingga KPU langsung melakukan penggantian untuk kursi PDIP di dapil Kalbar I diserahkan kepada Cornelis dan Maria Lestari.

Hasto menegaskan, keputusan pemecatan kedua caleg sudah didukung bukti yang legal. Menurut Hasto, keputusan yang diberikan merupakan hasil kebijakan DPP PDIP terkait sengketa internal. Pihaknya siap bertanggung jawab atas akibat yang diambil dari keputusan tersebut.

"Benar bahwa kebijakan di DPP PDIP, dalam menyelesaikan konflik sengketa internal kami lakukan melalui mekanisme parpol. Dalam menyelesaikan tersebut kami taat pada peraturan perundang-undangan dan KPU dan prinsip kehati-hatian. Kami menyatakan bertanggung jawab penuh, pada keputusan yang kami ambil," kata Hasto.

Hasto menjelaskan, pada dapil Kalbar 1, perolehan suara tertinggi pertama ditempati oleh Cornelis (285.797 suara), kedua ditempati oleh Alexius (38.750 suara), Michael Jeno (36.243 suara), dan Maria Lestari (33.006 suara). PDIP sendiri mendapatkan 2 kursi di Kalbar 1, yang oleh KPU ditetapkan ditempati oleh Cornelis dan Alexius.

Namun, karena adanya pemecatan dan pengundurkan diri yang dilakukan oleh Alexius dan Michael. Maka kursi kedua pada Kalimantan Barat 1 dari PDIP ditempati oleh Maria Lestari.

Berdasarkan perubahan tersebut, maka KPU membacakan susunan anggota DPR RI terpilih di dapil Kalbar 1, yakni :

PKB: Daniel Johan
Gerindra: Yusid Toyib
PDIP: Cornelis
PDIP: Maria Lestari
Golkar: Abdurrahman
Nasdem: Syarif Abdullah Alkadrie
PKS: Alifudin
PAN: Boyman Harun



Sumber: BeritaSatu.com