579 Mahasiswa Asing Belajar Bahasa dan Budaya Indonesia

579 Mahasiswa Asing Belajar Bahasa dan Budaya Indonesia
Beasiswa Darmasiswa 2019 ( Foto: Suara Pembaruan / Maria Fatima Bona )
Maria Fatima Bona / IDS Sabtu, 31 Agustus 2019 | 12:00 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Tahun ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) kembali menyelenggarakan program beasiswa Darmasiswa. Untuk tahun akademik 2019/2020, pemerintah mengundang 579 peserta dari 104 negara untuk belajar budaya dan bahasa Indonesia selama satu tahun di 64 perguruan tinggi atau lembaga mitra Kemdikbud di seluruh Indonesia.

Sekjen Kemdikbud, Didik Suhardi menuturkan, program Darmasiswa ini hadir untuk memperkenalkan Indonesia kepada dunia melalui bidang pendidikan dan kebudayaan. Didik menyebutkan, setelah kembali ke negara asalnya, para mahasiswa asing yang mendapatkan beasiswa ini tetap menjadi bagian dari Indonesia. Bahkan ada yang kembali mengabdi untuk Indonesia. Mereka menjadi duta Indonesia yang sekaligus dapat berkontribusi terhadap pembangunan, perdamaian, dan ketertiban dunia di negara masing-masing.

"Sejak pertama kali diadakan pada 1974, para alumni Darmasiswa memberikan kontribusi untuk Indonesia. Mereka memperkenalkan Indonesia di negara masing-masing. Mulai dari budaya, bahasa, dan seni. Bahkan ada yang buka kursus bahasa Indonesia di negaranya. Jadi program ini sangat baik untuk mengembangkan bahasa dan diplomasi budaya Indonesia di luar negeri," kata Didik pada acara pembukaan Orientasi Kedatangan Peserta Darmasiswa RI tahun akademik 2019/2020 di Jakarta, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jumat (30/8) malam.

Kendati demikian, Didik mengimbau kepada para peserta Darmasiswa untuk memanfaatkan waktu satu tahun dengan baik. Diharapkan, waktu satu tahun di Indonesia akan menjadi pengalaman terbaik yang perlu mereka informasikan secara luas di negara masing-masing.

“Apa yang kalian lakukan selama setahun, gunakan waktu sebaik mungkin untuk mendapatkan teman di Indonesia, karena dengan teman banyak dari Indonesia kemampuan bahasamu akan bagus. Saya berharap kalian sudah memilih untuk tinggal lebih lama di Indonesia, karena program seperti ini bukan akhir tapi terus berlanjut,” ujar Didik.

Program Darmasiswa adalah program beasiswa non-gelar selama satu tahun yang diberikan oleh pemerintah Indonesia kepada mahasiswa asing dari negara-negara mitra/sahabat untuk belajar bahasa Indonesia, seni, dan budaya pada perguruan tinggi negeri atau lembaga pelatihan di Indonesia.

Program ini juga telah menjadi timbal balik pemberian beasiswa antara Indonesia dengan negara mitra, dan telah menjadi program soft diplomacy Indonesia untuk memperkenalkan budaya dan bahasa kepada para peserta sehingga mereka dapat mempromosikan Indonesia. Selain itu, mereka juga dapat mengajak rekannya atau sanak saudaranya untuk mengenal Indonesia.
Sejak dimulai pada 1974, program ini telah diikuti oleh 8.514 peserta yang berasal dari 126 negara sahabat.

 



Sumber: Suara Pembaruan