Logo BeritaSatu

Korupsi E-KTP, KPK Periksa Miryam Haryani

Senin, 2 September 2019 | 11:36 WIB
Oleh : Fana Suparman / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan memeriksa mantan anggota Komisi II DPR dari Fraksi Hanura Miryam S Haryani, Senin (2/9/2019). Miryam bakal diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi proyek e-KTP dengan tersangka Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra, Paulus Tannos.

"Yang bersangkutan (Miryam S. Haryani) diperiksa sebagai saksi untuk tersangka PLS (Paulus Tannos)," kata Jubir KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi.

Miryam yang merupakan terpidana memberikan keterangan palsu telah menyandang status tersangka korupsi e-KTP. Miryam diduga diperkaya US$ 1,2 juta terkait proyek e-KTP ini.

Diduga penetapan Miryam sebagai tersangka ini menjadi pintu masuk KPK untuk menjerat anggota DPR lainnya yang terlibat dan kecipratan uang haram dari korupsi e-KTP. Hal ini setidaknya lantaran Miryam pernah menerima uang sebesar US$ 100.000 dari ‎‎Dirjen Dukcapil Kemdagri ketika itu Irman untuk kebutuhan rekan-rekannya di Komisi II DPR.‎ Penyerahan uang tersebut dilakukan di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan.

Diketahui, KPK menetapkan empat tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi proyek e-KTP. Keempat orang yang menyandang status tersangka megakorupsi itu, yakni Anggota DPR dari Fraksi Hanura periode 2014-2019, Miryam S Hariyani; Direktur Utama Perum Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI) dan Ketua Konsorsium PNRI, Isnu Edhi Wijaya; Ketua Tim Teknis Teknologi Informasi Penerapan Kartu Tanda Penduduk Elektronik sekaligus PNS BPPT, Husni Fahmi; serta Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra, Paulus Tannos. Penetapan keempat orang ini sebagai tersangka merupakan pengembangan dari fakta-fakta yang muncul dalam persidangan terkait korupsi e-KTP sebelumnya.

Keempat orang tersangka ini memiliki peran masing-masing dalam korupsi proyek e-KTP. Atas perbuatannya, empat orang tersebut disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Penetapan empat orang tersebut sebagai tersangka menambah panjang daftar nama yang dijerat KPK terkait korupsi proyek e-KTP. Sebelumnya, KPK telah menangani sebelas orang dalam korupsi e-KTP maupun perkara terkait yakni obstruction of justice dan kesaksian palsu. Dalam perkara pokok korupsi e-KTP, KPK telah memproses delapan orang. Tujuh orang diantaranya telah divonis bersalah di pengadilan tipikor dan seorang lainnya sedang proses persidangan. Delapan orang itu terdiri dari tiga kluster yaitu unsur politisi, pejabat di Kementerian Dalam Negeri dan swasta.

Mereka dari kluster politisi adalah mantan Ketua DPR sekaligus mantan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto; mantan anggota Komisi II DPR dari Fraksi Golkar Markus Nari yang sedang dalam proses persidangan. Kemudian mantan Dirjen Dukcapil Kemdagri Irman, dan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Kemdagri Sugiharto. Sementara dari unsur swasta terdapat mama Dirut PT Quadra Solution,Anang Sugiana Sudiharjo; pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong, pihak swasta Made Oka Masagung; dan Direktur PT Murakabi Sejahtera yang juga keponakan Novanto, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo.

Selain itu, dalam penanganan perkara ini, KPK juga menemukan adanya upaya menghalang-halangi proses hukum atau kesaksian palsu sehingga memproses empat orang, yakni Markus Nari dan Miryam S Haryani, advokat Frederick Yunadi dan dokter Bimanesh Sutardjo.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kapolri dan Gubernur DKI Hadiri Peresmian Kantor Pemuda Pancasila

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri peresmian kantor MPP Pemuda Pancasila.

NEWS | 1 Oktober 2022

Hari Kesaktian Pancasila, Nadiem: Jadikan Nilai Pancasila sebagai Petunjuk

Memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Mendikbudristek Nadiem Makarim mengajak jadikan nilai Pancasila sebagai petunjuk dan tujuan hidup.

NEWS | 1 Oktober 2022

Ikut Lapak Ganjar, Penjualan UMKM Lampu Hias Naik 50%

Penjualan UMKM lampu hias milik Ahmad Sholikin berhasil meningkat 50% karena mengikuti program Lapak Ganjar.

NEWS | 1 Oktober 2022

Perwira Senior Pengawal Revolusi Iran Tewas dalam Bentrokan

Pengawal Revolusi Iran mengumumkan pada hari Sabtu, bahwa seorang perwira senior tewas dalam bentrokan di tenggara negara itu.

NEWS | 1 Oktober 2022

Jelang KTT G-20, BMKG Siapkan Skenario Terburuk Potensi Bencana

BMKG telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi guna mengantisipasi skenario terburuk apabila terjadi bencana alam saat pelaksanaan KTT G-20.

NEWS | 1 Oktober 2022

Jalan ke Lokasi Wisata Salib Putih Tertutup Longsor Seusai Gempa Tapanuli Utara

Gempa Tapanuli Utara magnitudo 5,8 menyebabkan longsor dan tanah retak selain kerusakan rumah dan fasilitas umum.

NEWS | 1 Oktober 2022

Waspada Gempa Susulan, BMKG: Jangan Tinggal di Rumah yang Rusak

BMKG mengingatkan kepada warga korban gempa Tapanuli Utara untuk mewaspadai gempa susulan, dan meminta warga tidak tinggal di rumah yang rusak akibat gempa.

NEWS | 1 Oktober 2022

"Tuhan! Tuhan!" Ini Video Detik-detik Gempa Tapanuli Utara

Viral video gempa memperlihatkan kepanikan warga Tapanuli Utara ketika merasakan gempa bumi tektonik dengan kekuatan magnitudo (M) 6,0 pada Sabtu (1/10/2022).

NEWS | 1 Oktober 2022

Gempa Tapanuli Utara Terjadi Saat Warga Sedang Tertidur Lelap

Gempa berkekuatan magnitudo (M) 6 yang mengguncang Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) terjadi saat itu banyak warga sedang tertidur lelap.

NEWS | 1 Oktober 2022

Kembangkan Food Estate, Suharso Gandeng Airlangga dan Prabowo

Guna mengembangkan food estate, Menteri PPN Suharso Monoarfa berkolaborasi dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menhan Prabowo Subianto.

NEWS | 1 Oktober 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kapolri dan Gubernur DKI Hadiri Peresmian Kantor Pemuda Pancasila

Kapolri dan Gubernur DKI Hadiri Peresmian Kantor Pemuda Pancasila

NEWS | 20 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings