Pemerintah Diminta Tindak Pengimpor Ilegal Alat Penanganan Tumpahan Minyak

Pemerintah Diminta Tindak Pengimpor Ilegal Alat Penanganan Tumpahan Minyak
Ilustrasi tumpahan minyak di laut. (Sumber: batamnews.co.id)
Yuliantino Situmorang / YS Senin, 2 September 2019 | 15:26 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah diminta menindak tegas pengimpor ilegal alat penanganan tumpahan minyak. Hal itu untuk memberi jaminan hukum dan kepastian usaha bagi dunia usaha di Tanah Air.

“Kami berharap pemerintah, dalam hal ini Kementerian ESDM dan Kementerian Keuangan serta KPK memeriksa Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai (BC) Tipe A Tanjung Priok karena diduga mengizinkan barang Desmi Ro-Clean yang diimpor secara tanpa hak oleh pihak ketiga ke Indonesia,” ujar Hendra Setiawan Boen dari Kantor Hukum Frans & Setiawan, mewakili PT Meredian Khatulistiwa (Meredian), dalam keterangan tertulisnya yang diterima Beritasatu, Senin (2/9/2019)

Meredian merupakan perusahaan nasional distributor satu-satunya Desmi Ro-Clean di Indonesia. Perusahaan yang berdiri pada 1986 ini memiliki kegiatan usaha menyediakan alat dan konsultan untuk mengatasi tumpahan minyak di Indonesia.

Hendra mengatakan, Meredian telah mengirim surat keberatan karena importasi itu telah melanggar haknya.

“Untuk menjaga mutu, pencapaian, dan pertumbuhan di bidang tumpahan minyak, sejak pendiriannya, Meredian telah menjadi agen ekslusif untuk Desmi Ro- Clean A/S yang merupakan perusahaan manufaktur terkemuka asal Denmark, produsen alat untuk mengatasi tumpahan minyak berskala internasional,” tutur dia.

Ditambahkan, dengan pengalaman di bidang penanggulangan tumpahan minyak lebih dari 30 tahun, Meredian memiliki nama baik yang sangat dihormati dikarenakan kejujuran dan berbagai prestasi di bidang usahanya.

“Sebagai perusahaan nasional, telah menjadi kebijakan dan komitmen Meredian untuk selalu patuh pada peraturan perundang-undangan, menjunjung tinggi praktik bisnis yang baik, dan memberi sumbangan kepada pertumbuhan ekonomi Indonesia,” tutur dia.

Karena itulah, tambah Hendra, Meredian akan melindungi setiap hak atas kekayaan intelektual termasuk produk penanggulangan tumpahan minyak, baik saat ini maupun mendatang.

Dijelaskan, Meredian perlu meminta ketegasan kepada Pemerintah RI dan perhatian masyarakat luas agar mengetahui fakta yang sebenarnya, yaitu terdapat tindakan BC Tanjung Priok mengizinkan barang Desmi Ro-Clean yang bukan diedarkan oleh Meredian untuk masuk ke Indonesia.

“Ini merugikan Meredian, selaku perusahaan nasional yang ditunjuk secara resmi mengedarkan dan menjual produk pengendalian tumpahan minyak Desmi Ro-Clean di wilayah Indonesia,” papar dia.

Ditambahkan, Meredian memberikan peringatan untuk terakhir kali kepada khalayak ramai, instansi pemerintah manapun, untuk tidak mengeluarkan izin, persetujuan, atau pengakuan dalam bentuk apapun kepada pihak manapun yang melakukan impor produk pengendalian tumpahan minyak Desmi Ro-Clean.

Pihaknya juga memperingatkan pihak-pihak yang secara tanpa hak melakukan impor produk pengendalian tumpahan minyak Desmi Ro-Clean untuk segera menghentikan importasi produk pengendalian tumpahan minyak itu. Termasuk segera melakukan re-export produk yang melanggar dan merugikan Meredian itu ke negara asal.

 



Sumber: PR