10 Capim KPK Dinilai Sesuai Harapan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

10 Capim KPK Dinilai Sesuai Harapan

Senin, 2 September 2019 | 21:04 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Komisioner KPKPN Petrus Selestinus menilai Panitia Seleksi Calon Pimpiman KPK (Pansel Capim KPK) tetap on the track sehingga bisa menyelesaikan tugasnya secara terukur dengan menghasilkan 10 capim KPK yang sesuai dengan kebutuhan negara saat ini. Menurut Petrus, tugas Pansel capim KPK kali ini memang tidak mudah karena harus mencari figur yang bisa menjaga soliditas internal KPK.

"Pansel capim KPK telah memilih 10 tokoh terbaik untuk memimpin KPK ke depannya dan memastikan soliditas di internal KPK sehingga tidak ada loyalitas ganda dari internal KPK," ujar Petrus di Jakarta, Senin (2/9/2019).

Petrus mengatakan tugas pansel yang berada di bawah tekanan, kritik dan demo selama ini, memang tidak mudah. Pasalnya, mereka tidak hanya berupaya melahirkan kualitas kepemimpinan KPK ke depan dalam mencegah dan memberantas korupsi.

"Akan tetapi, pansel harus mencari pemimpin yang juga harus mampu menjaga soliditas di antara pimpinan dan ASN di KPK, mengatur struktur dan personalia ASN di internal KPK terutama membersihkan apa yang disebut ada 'polisi taliban' dan 'polisi India'. Karena jika saja dua warna polisi di KPK ini tetap ada maka KPK akan tetap tersandera oleh kepentingan-kepentingan lain di luar pemberantasan korupsi yang berkepanjangan," ungkap dia.

Menurut Petrus, saat ini KPK butuh pimpinan yang sangat paham tentang seluk beluk dan dinamika yang berkembang secara tidak sehat di internal KPK. Pansel Capim KPK, kata dia, sangat paham akan kondisi itu sehingga benar-benar selektif memilih capim sampai menghasilkan 10 Capim KPK dengan karakter kepemimpinan yang sesuai dengan kondisi riil KPK saat ini.

"Oleh sebab itu meskipun Pansel Capim KPK didera berbagai kritikan, fitnah bahkan nyaris diintervensi oleh kekuatan yang mengatasnamakan publik, namun Pansel tetap on the track dengan sukses mengantarkan 10 besar nama Capim KPK ke Presiden Jokowi," ungkap Petrus.

Publik, kata Petrus, harus memahami bahwa tugas pimpinan KPK ke depan tidak hanya sekedar membenahi kualitas penindakan dan pencegahan KKN. Namun, kata dia, tugas pimpinan KPK lebih dari itu, yakni bagaimana pimpinan KPK membersihkan benih-benih radikalisme yang konon telah terpapar pada sejumlah oknum di internal KPK.

"Munculnya istilah ada polisi Taliban dan polisi India di KPK memberi kesan bahwa di internal KPK sedang terjadi masalah serius yaitu masalah soliditas dan loyalitas ganda. Ini jelas membahayakan kepentingan Negara di masa yang akan datang. Karena itu benahi manajemen, personalia dan struktur kepemimpinan KPK termasuk mengclearkan penilaian mengenai adanya benih-benih radikalisme di KPK harus menjadi prioritas pimpinan KPK ke depan," pungkas Petrus.

Diketahui, Ketua Pansel Capim KPK, Yenti Garnasih telah mengumumkan 10 nama yang diajukan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pengumuman berlangsung di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (2/9/2019).

"10 nama sudah ada. Mereka adalah Alexander Marwata, Firli Bahuri, I Nyoman Wara, Johanis Tanak, Lili Pintauli Siregar, Luthfi Jayadi Kurnaiwan, Nawawi Pomolango, Nurul Ghufron, Roby Arya B, dan Sigit Danang Joyo," kata Yenti.

Yenti mengatakan, 10 nama tersebut berlatar belakang polisi satu orang, dari KPK satu orang, jaksa satu orang, auditor satu orang, advokat satu orang, hakim satu orang, dosen dua orang, dan PNS dua orang.

Yenti menegaskan bahwa nama-nama itu sesuai yang diajukan kepada Presiden. "Tidak terjadi perubahan (nama). Biasa saja. Kami perpanjangan tangan presiden. Ini hasilnya," ucap Yenti.

Menurut Yenti, Presiden Jokowi mengikuti seluruh tahapan seleksi oleh pansel. Sejauh ini, Yenti mengaku belum mengetahui waktu Presiden akan mengirimkan 10 nama ke DPR. "Tidak ada sinyal kapan Presiden akan menyerahkan," imbuh Yenti.

10 nama capim KPK yang diserahkan ke Presiden Jokowi:

1. Alexander Marwata (Wakil Ketua KPK)
2. Firli Bahuri (Kapolda Sumatera Selatan)
3. I Nyoman Wara (auditor Badan Pemeriksa Keuangan)
4. Johanis Tanak (Direktur Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung)
5. Lili Pintauli Siregar (pengacara, mantan wakil ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban/LPSK)
6. Luthfi Jayadi Kurniawan (dosen Universitas Muhammadiyah Malang)
7. Nawawi Pomolango (hakim Pengadilan Tinggi Denpasar, Bali)
8. Nurul Ghufron (Dekan Fakultas Hukum Universitas Jember)
9. Roby Arya (Asisten Deputi bidang Ekonomi Makro Sekretariat Kabinet)
10. Sigit Danang Joyo (Kepala Sub Direktorat Bantuan Hukum Dirjen Pajak, Kemkeu)



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

Jelang PON, BNPB Kirimkan 350.000 Masker ke Kabupaten Mimika

BNPB akan mengirimkan 350.000 masker pada tempat-tempat penyelenggaraan PON XX di wilayah Kabupaten Mimika.

NASIONAL | 25 September 2021

Polri: Ada 6 Calon Tersangka Dugaan Penganiayaan M Kace, Salah Satunya Napoleon

Ada enam calon tersangka dalam perkara dugaan penganiayaan terhadap Muhammad Kace atau Muhammad Kece, salah satunya Irjen Pol Napoleon Bonapart

NASIONAL | 25 September 2021

Pemerintah Kutuk Pelaku Kekerasan terhadap Tokoh Agama dan Perusakan Fasilitas Ibadah

Pemerintah mengutuk pelaku kekerasan terhadap tokoh agama dan perusakan fasilitas ibadah, di sejumlah tempat, di Indonesia

NASIONAL | 25 September 2021

Panen Jagung di Pelosok, Pengamat: Bukti 2,3 Juta Ton Ada

Ketersediaan jagung saat ini ternyata dalam kondisi melimpah, seiring panen raya di musim kedua yang terus berlangsung.

NASIONAL | 25 September 2021

Pengganti Azis Syamsuddin Jadi Wakil Ketua DPR, Golkar: Itu Hak Prerogatif Airlangga

Hal ini (pengganti Azis Syamsuddin sebagai wakil Ketua DPR) adalah hak prerogratif dari Ketum Partai Golkar.

NASIONAL | 25 September 2021

BPS Anugerahi Kemtan Sebagai Mitra Terbaik Satu Data

Penganugerahan tersebut merupakan rangkaian BPS Award.

NASIONAL | 25 September 2021

Azis Syamsuddin Jadi Tersangka Kasus Suap, Golkar Kedepankan Asas Praduga Tak Bersalah

Golkar mengedepankan asas hukum praduga tak bersalah atau presumption of innocence dalam menghadapi kasus hukum yang menimpa Azis Syamsuddin

NASIONAL | 25 September 2021

Aksi Teror KKB, Satgas Evakuasi Belasan Warga dari Distrik Kiwirok

Evakuasi warga dibagi dalam dua kloter terbang. Kloter pertama terdiri dari 11 warga, tiga anak-anak dan delapan warga dewasa. Kloter kedua enam warga.

NASIONAL | 25 September 2021

Azis Syamsuddin Jadi Tersangka Suap, Golkar Akan Berikan Bantuan Hukum

Partai Golkar akan memberikan bantuan hukum kepada Azis Syamsuddin jika yang bersangkutan memintanya

NASIONAL | 25 September 2021

Gerakan Mobil Masker BNPB Sambangi 4 Klaster Penyelenggara PON Papua

BNPB menurunkan gerakan mobil masker di 4 klaster penyelenggara pertandingan yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke.

NASIONAL | 25 September 2021


TAG POPULER

# Kivlan Zen


# Pilpres 2024


# Covid-19


# Azis Syamsuddin


# Kereta Jarak Jauh



TERKINI
Jelang PON, BNPB Kirimkan 350.000 Masker ke Kabupaten Mimika

Jelang PON, BNPB Kirimkan 350.000 Masker ke Kabupaten Mimika

NASIONAL | 11 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings