TPDI: Mahasiswa Papua Harus Bebas dari Tahanan, Meski Tetap Diproses Secara Hukum
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

TPDI: Mahasiswa Papua Harus Bebas dari Tahanan, Meski Tetap Diproses Secara Hukum

Senin, 2 September 2019 | 23:22 WIB
Oleh : Yustinus Paat / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Petrus Selestinus meminta kepada Kapolri Tito Karnavian agar membebaskan para mahasiswa Papua yang ikut aksi dari tahanan. Menurut Petrus, para mahasiswa ini melakukan aksi sebagai bentuk protes atas peristiwa "rasis" atau "SARA" yang terjadi beberapa waktu yang lalu terhadap mahasiswa Papua di Surabaya.

"TPDI meminta kepada Kapolri agar tindakan kepolisian terhadap mahasiswa Papua dilakukan dengan pendekatan hukum yang lebih lunak dengan tetap menghormati HAM mereka," ujar Petrus, di Jakarta, Senin (2/9/2019).

Menurut Petrus, pendekatan yang lunak melalui mekanisme pemanggilan adalah lebih baik. Pasalnya, aksi demo yang dilakukan oleh aktivis Mahasiswa Papua pasca peristiwa yang bersifat rasis dan/atau SARA yang terjadi di Surabaya dan korbannya adalah Mahasiswa Papua itu sendiri.

"Aksi demo tersebut adalah bentuk protes secara bertanggung jawab dari mahasiswa Papua yang menuntut agar hukum nasional Indonesia ditegakan, agar setiap warga negara mendapat perlakuan yang sama di mata hukum. Para Mahasiswa itu merasa telah dihina dan penghinaan itu telah mendapat protes yang meluas di hampir seluruh Papua dengan korban begitu banyak," ungkap dia.

Petrus menilai, persoalannya selama ini karena negara tidak cepat hadir dan bertindak. Akibatnya, kata dia, mahasiswa Papua merasa didiskriminasikan dan merasa seolah-olah persoalan Mahasiawa Papua di Surabaya terjadi pembiaran.

"Bahkan mahasiswa Papua satu asrama dipersekusi, diintimadsi dan dihina dengan ucapan atau narasi yang rasis, namun penindakannya tidak ada pada saat itu. Apalagi aksi demo adalah bagian dari hak yang besifat konstitusional di dalam negara hukum Indonesia yang juga adalah hak mahasiswa Papua," tegas dia.

Lebih lanjut, Petrus mengatakan, Polri juga harus tunjukan perlakuan adil ketika mahasiswa Papua menyerukan bahwa mereka sudah difitnah dengan konten yang berbau SARA dan/atau rasis. Menurut dia, semua perangkat hukum sudah ada untuk menindak pelaku rasis.

"Kita punya UU Anti Diskriminasi Ras dan Etnis, kita punya UU ITE juga mengatur pemidanaan terhadap kasus-kasus berkonten SARA, tetapi penegakan hukumnya lemah dan lamban. Karena itu Polri diminta segera bebaskan mahasiswa yang ditahan baik dengan jaminan atau tanpa jaminan," pungkas Petrus.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Yasonna: Pemilu Serentak Perkuat Sistem Presidensial

Dengan Pemilu serentak ini, Presiden lebih leluasa dalam menyusun kabinetnya ke depan.

NASIONAL | 2 September 2019

Perguruan Tinggi Telah Menyadari Ancaman Radikalisme

Sangat ironis bila perguruan tinggi justru menjadi tempat penyebaran radikalisme.

NASIONAL | 2 September 2019

Ketua KPK Yakin Jokowi Bakal Dengar Masukan Sebelum Serahkan 10 Capim KPK ke DPR

Presiden Joko Widodo (Jokowi) diyakini bakal mendengar masukan masyarakat sebelum menyerahkan 10 Capim KPK untuk mengikuti uji kepatutan dan kelayakan di DPR.

NASIONAL | 2 September 2019

DPR: Semua Pelaku, Dalang, dan Aktor Intelektual Kerusuhan Papua Harus Diseret ke Pengadilan

Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari menegaskan, siapapun yang terlibat dalam kerusuhan di tanah Papua harus ditindak dan diproses secara hukum.

NASIONAL | 2 September 2019

Organisasi Pemuda: Tindak Tegas Dalang Diskriminasi Rasial dan Kerusuhan di Tanah Papua

Empat organisasi kepemudaan meminta pemerintah dan aparat untuk menindak tegas pelaku dan aktor intelektual diskriminasi rasial terhadap mahasiswa Papua

NASIONAL | 2 September 2019

Ini Motif Pelaku Membunuh dan Membakar Jasad Suami

Aulia Kesuma membutuhkan uang guna melunasi utang sebesar Rp 10 miliar dengan menjual rumah milik suaminya.

NASIONAL | 2 September 2019

Ketua DPR Dorong Pemuda Papua Pulihkan Semangat Bangun Daerah

Menurut Bamsoet, sentimen positif bagi pembangunan berkelanjutan di Papua telah dimulai oleh Presiden Joko Widodo.

NASIONAL | 2 September 2019

Jaringan Internet di Papua Barat Mulai Pulih

Jaringan internet melalui di wilayah Provinsi Papua Barat mulai berangsur pulih setelah sempat lumpuh total sejak kerusuhan 19 Agustus lalu.

NASIONAL | 2 September 2019

Penasihat KPK: 10 Capim Menjadi Tanggung Jawab Presiden

Kerja Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK telah selesai dengan menyerahkan sepuluh nama kandidat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), Senin (2/9/2019).

NASIONAL | 2 September 2019

Ini Profil 10 Capim KPK

Panitia seleksi calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel Capin KPK) telah mengumumkan sepuluh nama kandidat hasil proses seleksi kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) , Senin (2/9/2019)

NASIONAL | 2 September 2019


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS