Bakal Calon Rektor UI Jalani Seleksi Berkualitas

Bakal Calon Rektor UI Jalani Seleksi Berkualitas
Universitas Indonesia ( Foto: Istimewa )
Ari Supriyanti Rikin / YUD Rabu, 4 September 2019 | 16:22 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Dua puluh bakal calon rektor Universitas Indonesia (UI) mulai menjalani seleksi yang dilakukan oleh panitia khusus pemilihan rektor (pansus pilrek). Seleksi ini untuk menjaring calon rektor yang berkualitas, berintegritas dan punya visi jauh ke depan membawa UI menjadi universitas kelas dunia.

Hal itu disampaikan Ketua Majelis Wali Amanat UI Saleh Husin saat meninjau proses assessment 20 bakal calon rektor di PPM Manajemen di Jakarta, Rabu (4/9/2019).

Menteri Perindustrian periode 2014-2016 ini mengatakan, awalnya ada 39 pendaftar dan terseleksi menjadi 20 orang. Rangkaian seleksi bagi 20 calon rektor ini akan berlangsung hingga 15 September 2019.

"Pada 16 September 2019 akan diumumkan 7 calon rektor yang tersaring. Kita harapkan pansus pilrek akan memilih calon yang berkualitas, berintegritas dan punya visi jauh ke depan membawa UI menuju universitas kelas dunia," katanya.

20 bakal calon rektor ini terdiri dari 11 calon dari internal UI dan 9 dari eksternal UI. Tiga bakal calon perempuan dan 17 lainnya laki-laki.

Saleh memastikan, seleksi calon rektor dilakukan secara transparan dan diharapkan muncul calon yang berkualitas.

Dari 20 bakal calon ini akan dipilih 7 orang dan dikerucutkan lagi menjadi 3 orang dan akhirnya dipilih salah satunya sebagai rektor. Jika sudah mendapatkan tiga calon kuat akan dilakukan debat terbuka di Balairung UI Depok.

Menurutnya, saat ini rangking universitas dunia UI masih di peringkat 296 dan peringkat 9 di Asean. Diharapkan dengan terpilihnya rektor baru UI dalam lima tahun ke depan rangking UI bisa di posisi 200 dan masuk peringkat 5 Asean.

Dari assessment yang dilakukan selama seharian penuh hari ini tambahnya, calon rektor harus membuat makalah, rencana ketika kelak berada di posisi sebagai rektor.

Dalam proses seleksi ini, pansus juga melibatkan sejumlah tokoh penting seperti Prof Bambang Brodjonegoro, Sri Mulyani dan Darmin Nasution.

Selain proses assessment ini, pansus pilrek juga akan menggali informasi seputar nasionalisme dan kebangsaan para calon yang akan melibatkan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme dan Badan Intelejen Negara. Pansus juga akan melibatkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menelusuri laporan perpajakan dan keuangan calon.

Di tengah tantangan global saat ini lanjut Saleh, UI harus bisa berkompetisi dengan universitas kelas dunia lainnya.

"Kita harap rektor tidak hanya sekadar rektor yang mempunyai kemampuan di bidang akademik tetapi menjadi CEO yang membawa UI menuju kelas dunia dan menjadi guru bangsa," paparnya.

Untuk mencapai itu tambahnya, tidaklah mudah. Oleh karena itu, tidak hanya rektor, dosen, mahasiswa, alumni UI di berbagai bidang dan belahan dunia serta di jabatan strategis harus ikut berpartisipasi membangun UI. Sebab UI adalah kampus yang membawa nama besar bangsa.



Sumber: Suara Pembaruan