JTE Bidik Potensi Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro

JTE Bidik Potensi Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro
Jasa Tirta Energi (JTE) yang merupakan anak perusahaan dari salah satu Perusahaan BUMN Perum Jasa Tirta I (PJT I), turut ambil bagian dalam acara ICID World Irrigation Forum yang digelar di Bali, 1 hingga 7 Sepetember 2019. ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Rabu, 4 September 2019 | 23:29 WIB

Denpasar, Beritasatu.com - Sebagai perusahaan yang baru berdiri, Jasa Tirta Energi (JTE) yang merupakan anak perusahaan BUMN Perum Jasa Tirta I (PJT I), turut ambil bagian dalam acara ICID World Irrigation Forum yang digelar di Denpasar, Bali, 1 hingga 7 Sepetember 2019.

ICID World Irrigation Forum sendiri merupakan platform berbagi pengetahuan yang didedikasikan untuk isu-isu yang mencakup seluruh spektrum praktik pengelolaan air pertanian mulai dari pertanian tadah hujan hingga irigasi tambahan, drainase lahan, irigasi defisit hingga irigasi penuh, dan sebagainya.

Direktur Utama JTE, Dr Etty Susilowati SE MM, menjelaskan, ICID World Irrigation Forum merupakan ajang bertukar pikiran terkait perkembangan irigasi secara internasional. Acara tersebut, membahas teknologi dan keilmuan terkini di bidang teknis irigasi untuk bisa menjadi solusi di masing-masing negara partisipan, serta ajang pengenalan produk dan jasa untuk berbagai vendor di bidang pengembangan irigasi.

"PJT I ikut berperan dalam pengelolaan irigasi di Indonesia untuk mangatur alokasi air irigasi dari waduk ke saluran irigasi pertanian agar alokasi air tersebut tetap tersedia selama musim tanam dan termanfaatkan secara efektif sesuai kebutuhan para petani. JTE sebagai anak perusahaan dari PJT I menambah manfaat dari debit air yang disalurkan untuk saluran irigasi sebagai potensi PLTM (pembangkit listrik tenaga minihidro) yang salah satunya telah di realisasikan di Wlingi, kabupaten Blitar yaitu PLTM Lodagung," ujar Etty kepada Beritasatu.com, Rabu (4/9/2019).

Etty menjelaskan, ICID World Irrigation Forum dapat digunakan sebagai wadah untuk menambah relasi bagi JTE terkait dengan promosi bisnis yang tengah dilakukan perusahaan, baik yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri.

"Ajang ini menjadi wadah untuk mendapatkan proyek pengembangan di bidang PLTM dan PLTMH dari para partisipan yang memiliki potensi pengembangan di wilayah masing-masing," papar Etty.

Etty menambahkan, JTE sendiri memiliki strategi untuk menggaet para partisipan dalam acara tersebut dengan mengenalkan jasa-jasa di bidang EBT (energi baru terbarukan), serta memberikan saran untuk pengembangan potensi PLTM dan PLTMH.

"Kami berharap ajang ini menjadi salah satu wadah untuk mendapatkan pengetahuan di bidang irigasi terbaru dan mendapatkan banyak relasi untuk mengembangkan saluran irigasi yang berpotensi untuk pembangunan PLTM dan PLTMH," tandas Etty.

 



Sumber: BeritaSatu.com