Penandatanganan Papua Damai Diawali Bakar Batu

Penandatanganan Papua Damai Diawali Bakar Batu
Warga sedang mempersiapkan acara bakar batu di PTC Entrop, Rabu (4/9/2019) malam. ( Foto: Istimewa )
Robert Isidorus / JAS Kamis, 5 September 2019 | 09:42 WIB

Jayapura, Beritastau.com - Penandatanganan Kesepakatan Papua Damai akan dilakukan Kamis (5/9/2019) malam. Sebelum penandatanganan dilakukan upacara bakar batu pukul 12.00 WIT yang akan dihadiri Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal kepada Beritasatu.com, Kamis (5/9/2019) pagi menyatakan, situasi di wilayah Jayapura baik kabupaten dan kota cukup kondusif, termasuk beberapa kabupaten lainnya di Papua.

Diungkapkannya, Panglima TNI dan Kapolri berencana pukul 10.00 WIT akan membesuk anggota Polres Paniai korban luka panah di RS Bhayangkara Jayapura.

“Pukul 12.00 WIT, akan menghadiri bakar batu PTC Enrop Jayapura dalam rangka Papua yang aman dan damai, kegiatan yang sama dilakukan di Kabupaten Sentani,“ ujar Kabid Humas.

Lanjut dia, malam nanti bertempat di Swiss Bell Hotel akan dilakukan kegiatan penandatanganan Kesepakatan Bersama Papua Damai

Sementara itu setelah libur selama sepekan, aktivitas belajar-mengajar di sekolah dari PAUD sampai SMA se Kota Jayapura, kembali dimulai pada Kamis (5/9) pagi. Kepastian tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura Fachrudin Pasolo saat dihubungi, Rabu (4/9/2019).

"Ya besok (Kamis hari ini, Red) anak-anak sudah masuk sekolah. Kita lihat situasi sudah aman dan ana-anak juga sudah lama libur. Dari sisi belajar dikhawatirkan akan tertinggal dalam pelajaran jika mereka terlalu lama libur," jelasnya. Keputusan ini menurut Fachrudin sesuai petunjuk Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano.

"Ya, keputusan untuk semua sekolah kembali beraktivitas mulai Kamis juga atas petunjuk Bapak Wali Kota. Kita berdoa agar situasi ke depan semakin aman, anak-anak tenang belajar dan aktivitas belajar mengajar kembali normal,’’ jelasnya.

Fachrudin menegaskan, semua sekolah di Kota Jayapura mulai dari PAUD sampai SMA sudah diinformasikan terkait kembali dimulainya proses belajar-mengajar. "Semua sekolah sudah kami informasikan," jelasnya.

Sebelumnya sekolah di Kota Jayapura dari PAUD sampai SMA resmi diliburkan mulai Jumat (30/8) atau sehari setelah aksi demo yang berakhir rusuh, Kamis (29/8). Orang tua murid sudah banyak yang tidak mengantar anaknya ke sekolah sejak Kamis (29/8) dengan alasan khawatir.

Terkait anak-anak akan kembali belajar, disambut gembira orang tua. "Ya anak-anak pasti senang karena akan belajar lagi dan bertemu dengan teman-temannya, semoga situasi tetap kondusif," ujar Ibu Perpetua Manibuy yang mengaku anaknya bersekolah di SMP Paulus Abepura.

Namun ada juga orang tua yang masih khawatir. ‘’Ya anak-anak senang saja masuk sekolah tapi saya masih khawatir apalagi masih ada isu demo-demo, kalau dengar kata demo saya langsung terbayang aksi lempar-lempar bangunan di pinggir jalan. Semoga tidak ada lagi demo,’’ujar Ibu Nety Dhama yang mempunyai dua orang anak yang masih duduk di sekolah dasar.

Sementara itu dari pantauan Beritasatu.com, aktivitas warga mulai ramai. Di jalanan banyak pekerja swasta, pegawai BUMN, serta ASN menuju tempat kerja. Siswa-siwi juga terlihat di sepanjang jalan Waena hingga Abepura hendak pergi sekolah.



Sumber: BeritaSatu.com