Polri Sudah Ketahui Negara Persembunyian Veronica Koman

Polri Sudah Ketahui Negara Persembunyian Veronica Koman
Veronica Koman (kanan) dalam foto yang diunggah di akun Facebook personalnya. ( Foto: Dokumentasi Facebook )
Farouk Arnaz / CAH Kamis, 5 September 2019 | 20:41 WIB

Jakarta, Beritasatu.com — Mabes Polri mengaku telah mengetahui posisi Veronica Koman yang ditetapkan sebagai tersangka penyebaran hoax dalam insiden pengepungan Asrama Mahasiswa Papua, di Surabaya.

“Kita sudah tahu (dia di negara mana) tapi gak mungkin saya sampaikan karena masih proses penyidikan. Yang jelas jejak digital dalam twitter itu berita hoax dan provokatif. Kalau disebut (negaranya) nanti kabur,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri Kamis (5/9/2019).

Polda Jatim saat ini berkoordinasi dengan Divhubinter dan Dit Siber mengeluarkan red notice dan bekerja sama dengan Interpol. Jika ada kerjasama police to police dan ada perjanjian ekstradisi dengan negara tesebut prosesnya lebih cepat.

Veronika sebelumnya dituduh polisi menyebar hoax soal adanya pemuda Papua yang terbunuh dan tertembak. Juga ada konten yang provokatif lain. Dia dikenal sebagai sosok yang lantang bicara. Dia juga pernah mengabdi menjadi pengacara publik LBH Jakarta sebelum aktif mengadvokasi isu Papua.

Pada 2017 lalu dia beorasi di depan massa pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat protes atas pemidanaan Ahok dalam kasus penistaan agama.

Dalam orasi itu Veronica menyebut rezim Jokowi lebih kejam dibanding era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Veronica pun dilaporkan ke polisi.



Sumber: BeritaSatu.com