Dosen PTN Mengajar di Kampus Lain, UNJ: Kami Pantau dan Evaluasi
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Dosen PTN Mengajar di Kampus Lain, UNJ: Kami Pantau dan Evaluasi

Jumat, 6 September 2019 | 13:00 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Kedisiplinan sangat penting dalam dunia akademik, baik itu terhadap mahasiswa maupun dosen. Namun sayangnya, kadang sanksi hanya berlaku kepada mahasiswa, tidak ke dosen. Inilah yang ditengarai kerap terjadi di beberapa perguruan tinggi negeri (PTN). Beberapa dosen disebut-sebut kerap absen karena terlalu sibuk mengajar di kampus-kampus swasta dan mengabaikan tugas utamanya di PTN.

Plt rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Intan Ahmad mengatakan, sebenarnya seorang dosen yang ditugasi untuk mengajar di sebuah PTN sudah terdaftar di pangkalan data pendidikan tinggi (PDPT). Dengan begitu, apabila dosen tersebut mengajar di kampus lain, ia hanya bisa menjadi dosen tamu karena pengabdian lakukan oleh dosen tersebut tidak dihitung untuk kenaikan pangkat dan jabatan di perguruan tinggi.

“Misalnya saya sekarang ini dosen ITB (Institut Teknologi Bandung, red). Mengajar di ITB adalah kewajiban sehingga selama satu semester saya mengajar serta melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat. Tetapi kemudian saya mengajar lagi di kampus yang lain. Mungkin saya lebih pada dosen tamu atau tambahan,” ujar Guru Besar ITB ini kepada SP, Jumat (6/9).

Intan juga menambahkan, seorang dosen bisa mengajar di kampus lain apabila diamanatkan atau ditugaskan seperti dirinya yang saat ini ditugaskan oleh Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir sebagai Plt rektor UNJ.
Sementara itu, mengajar di tempat lain sebagai dosen tamu hanya dapat dilakukan oleh dosen yang memiliki waktu luang. Pasalnya, dosen di PTN pada umumnya dalam satu semester diwajibkan mengajar 12 sistem kredit semester (SKS) dengan 16 kali pertemuan.

Intan menuturkan, selama satu semester itu, kehadiran atau absensi, pemberian tugas untuk mahasiswa, pelaksanaan ujian, hingga mengembalikan hasil ujian selalu dipantau dan dievaluasi oleh dekan dan rektor. Selain itu, mahasiswa juga diminta untuk mengisi kuesioner di setiap akhir semester yang menjadi pertimbangan dekan dan rektor untuk penilaian kinerja dosen. Oleh karena itu, Intan berharap, para mahasiswa bersungguh-sungguh dalam mengisi kuesioner tersebut.

Intan menyebutkan, apabila ada dosen yang mendapat penilaian buruk atau rendah dari mahasiswa secara keseluruhan, maka ia akan dievaluasi oleh dekan dan rektor.

“Jadi mahasiswa harus benar-benar mengisi kuesioner ini. Dekan dan rektor akan melihat dan mempertimbangkan karena secara akademis, hasil pendapat dari satu orang mahasiswa tidak dapat langsung dijatuhkan sanksi, harus dipelajari dulu dan dibandingkan dengan hasil pendapat mahasiswa lain,” terangnya.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tolak Capim Bermasalah dan Revisi UU, Pegawai KPK Bentuk Rantai Manusia

Revisi UU KPK yang diusulkan DPR layaknya lonceng kematian bagi Lembaga Antikorupsi.

NASIONAL | 6 September 2019

Duniaku.com Resmi Diluncurkan

Pembaca akan dapat menikmati tampilan baru dari situs Duniaku.com yang lebih relevan untuk milenial dan Gen Z.

NASIONAL | 6 September 2019

Bus Terbakar di Area GSE Bandara Ngurah Rai

"Mengenai penyebab terjadinya kebakaran saat ini kami sedang menunggu investigasi lebih lanjut dari pihak terkait," kata Awaluddin.

NASIONAL | 6 September 2019

Siapa yang "Bermain" di Papua? Ini Analisis Hendropriyono

Kelompok ketiga adalah para pengkhianat bangsa.

NASIONAL | 6 September 2019

PDIP Seluma Pastikan Tak Usung Cabup Mantan Napi Korupsi

Balon bupati dan wakil Kabupaten Seluma, yang mendaftar di DPIP akan diundang ke DPP di Jakarta untuk mengikuti sekolah partai.

NASIONAL | 6 September 2019

Belanja Batik di Beringharjo, Iriana Jokowi Dapat Diskon 10 Persen

Ibu Negara membeli dua buah kaos bordir batik seharga Rp 80.000. Namun oleh Iriana, kaos bordir batik tersebut dibayar dengan uang Rp 100.000.

NASIONAL | 6 September 2019

Ibu Negara dan Mufidah Kalla Kunjungi Pasar Beringharjo

Para anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE KK) juga ikut mendampingi.

NASIONAL | 6 September 2019

Presiden: Kampung Nelayan Pontianak Paling Cepat Penataannya

Presiden Jokowi mengatakan, setelah ditata dalam tiga tahun ini, rumah-rumah nelayan yang dulu terlihat kumuh, saat ini jauh lebih baik.

NASIONAL | 6 September 2019

Masyarakat Papua Sepakat Jaga Perdamaian

Gubernur berjanji akan memberikan jaminan keamanan kepada setiap orang yang hidup di Tanah Papua ini.

NASIONAL | 6 September 2019

Perpustakaan Nasional Beri Apresiasi Pejuang Literasi

Penghargaan Nugra Jasadharma Pustaloka diberikan kepada mereka yang telah mendedikasikan pikiran, waktu, tenaganya untuk memajukan Perpustakaan Nasional.

NASIONAL | 6 September 2019


TAG POPULER

# Astrazeneca


# Tol Semarang-Demak


# Movieland Bogor


# Yasonna Laoly


# Berantas Premanisme



TERKINI

Sembako dan Sekolah Swasta Bakal Kena Pajak, La Nyalla: Membebankan Masyarakat Kecil

EKONOMI | 8 menit yang lalu










TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS