Gawai, Tantangan Utama Minat Baca Anak

Gawai, Tantangan Utama Minat Baca Anak
Ilustrasi Membaca Buku ( Foto: sulselekspres.com )
/ FER Minggu, 8 September 2019 | 16:06 WIB

Malang, Beritasatu.com - Penggunaan gadget atau gawai secara berlebihan oleh anak-anak dinilai menjadi salah satu tantangan terbesar dalam upaya untuk meningkatkan minat baca pada era teknologi seperti saat ini.

Baca Juga: Perpusatakaan Keliling Dorong Minat Baca Anak

Ketua Forum Komunikasi Taman Baca Masyarakat Malang Raya (FKTBM), Santoso Mahargono, mengatakan, tantangan terbesar untuk meningkatkan minat baca kepada anak-anak adalah penggunaan gadget berlebihan tanpa pengawasan.

"Untuk saat ini, yang paling susah adalah melepaskan anak-anak dari gadget," kata Santos, di Malang, Minggu (8/9/2019).

Santoso menjelaskan, sebagai salah seorang pegiat literasi yang ada di Kota Malang, dirinya menyadari bahwa baik orang tua maupun pegiat literasi, tidak bisa serta-merta memaksa anak-anak untuk melepas gadget dan menyodorkan buku bacaan.

Menurut Santoso, ada beberapa hal yang perlu dilakukan terlebih dahulu seperti mengajak anak-anak tersebut bermain, dan secara perlahan diarahkan untuk membaca buku-buku yang sesuai dengan usia mereka.

"Kami mengajak anak-anak bermain sampai mereka lupa dengan gadget mereka. Kemudian, baru kita arahkan untuk membaca," kata Santoso.

Namun, lanjut Santoso, apa yang dilakukan oleh kalangan pegiat literasi tersebut hanya sebatas memberikan contoh karena kunci penting untuk meningkatkan minat baca anak itu kembali pada peranan orang tua masing-masing anak.

"Semua berawal dari rumah. Saat orang tua tidak mengarahkan, anaknya akan kembali bermain gadget dan enggan untuk membaca buku," kata Santoso.



Sumber: ANTARA