Ratusan Kendaraan Dinas Milik Pemkab Lebong Menunggak Pajak

Ratusan Kendaraan Dinas Milik Pemkab Lebong Menunggak Pajak
Ilustrasi ( Foto: Istimewa )
Usmin / JEM Senin, 9 September 2019 | 15:36 WIB

Bengkulu, Beritasatu.com - Sebanyak 496 unit kendaraan dinas roda 2 dan 4 milik Pemerintah kabupaten (Pemkab) Lebong, Bengkulu menunggak pembayaran pajak mencapai Rp 734 juta lebih. Kendaraan dinas yang menunggak pajak tersebar di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dilingkup Pemkab Lebong.

Tunggakan pembayaran pajak kendaraan dinas milik Pemkab Lebong tersebut, terjadi sejak 2013 hingga 2018. Akibatnya, daerah mengalami kerugian sebesar Rp 734 juta.

Kendaraan dinas yang menunggak pajak sebanyak 496 unit itu, terdiri 396 unit kendaraan roda dua dan sebanyak 100 unit kendaraan roda empat.

Kepala Unit Pelayanan Pendapatan (UPP) Samsat Kabupaten Lebong, Agus Saliman, di Bengkulu, Senin (9/9/2019) mengatakan tunggakan pajak mobil dinas milik Pemkab Lebong, sebanyak 496 unit itu, berada di sejumlah OPD di lingkup pemda setempat.

"Hingga awal September tunggakan mencapai Rp 734 juta lebih. Kita minta pimpinan OPD dapat menyelesaikan tunggakan pajak kendaraan dinas dalam waktu dekat. Dengan demikian, tunggakan pajak kendaraan dinas di Lebong terus berkurang," ujarnya.

Terkait tunggakan pajak kendaraan dinas, Kabid Aset Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Lebong, Rizka Putra Utara mengatakan, pihak akam berkoordinasi dengan Samsat setempat masalah penyelesaian tunggakan pajak kendaraan dinas tersebut.

Rizka mengaku tunggakan pajak kendaraan dinas milik Pemkab Lebong tidak sebesar Rp 734 juta yang dilansir Samsat setempat.

"Saya kira tunggakan pajak kendaraan dinas milik Pemkab Lebong tidak sebesar yang dilansar Samsat, kita akan koordinas dulu dengan Samsat Lebong," ujarnya.

 



Sumber: Suara Pembaruan