Presiden Jokowi Perintahkan Menkumham Pelajari RUU KPK

Presiden Jokowi Perintahkan Menkumham Pelajari RUU KPK
Masyarakat Penegak Demokrasi (MPD) Gelar aksi damai dukung Revisi UU KPK di depan Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, pada Selasa (10/9/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Yustinus Paat )
Carlos KY Paath / WM Selasa, 10 September 2019 | 21:49 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly untuk mempelajari Rancangan Undang-Undang (RUU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Yasonna menyatakan, pihaknya tentu akan mengkaji secara komprehensif draf RUU inisiatif DPR tersebut.

“Saya diberikan draf revisi undang-undang KPK untuk saya pelajari. Kita akan pelajari, kita lihat nanti seperti apa,” ungkap Yasonna setelah dipanggi Presiden, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/9/2019).

Menurut Yasonna, Presiden Jokowi menaruh perhatian serius atas rencana DPR merevisi Undang-Undang (UU) Nomor 30/2002 tentang KPK. Meski begitu, Yasonna tak merinci maksud atensi dari Presiden itu. “Pokoknya ada concern (perhatian). Kami harus baca dulu, harus mempelajari,” ucap Yasonna.

Sebelumnya, Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin menegaskan, Presiden Jokowi berkomitmen untuk memperkuat KPK.

“Komitmen Presiden itu memperkuat posisi KPK. Pemerintah mengharapkan agar bisa mengedepankan aspek pencegahan,” kata Ngabalin.

Untuk diketahui, Presiden Jokowi memang berharap supaya DPR mempunyai semangat yang sama dalam rangka penguatan KPK.

“Saya kira kita harapkan DPR juga punya semangat yang sama untuk memperkuat KPK,” kata Presiden.



Sumber: Suara Pembaruan