Ribuan Kendaraan Terjaring Operasi Patuh Tinombala 2019

Ribuan Kendaraan Terjaring Operasi Patuh Tinombala 2019
Ilustrasi Tilang ( Foto: TMC Polda Metro Jaya )
John Lory / JEM Kamis, 12 September 2019 | 15:08 WIB

Palu, Beritasatu.com - Sebanyak 3.300 kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat terjaring oleh razia selama 14 hari Operasi Patuh Tinombala 2019 di wilayah Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Untuk Kota Palu saja ada 3.000an pengendara ditilang selama operasi ini. Ditlantas Polda menilang kurang lebih 1.500 kendaraan dan Polres Palu sekitar 1.800 kendaraana roda dua maupun empat," kata Kasat Lantas Polres Palu Iptu M Abdhi Hendriyatna, di Mapolresta Palu, Kamis (12/9/2019).

Abdhi mengatakan, dari sekitar 3.000 pengendara bermotor yang terjaring Operasi Patuh Tinombala 2019, pelaku pelanggaran didominasi oleh pengendara roda dua.

Pelanggarannya antara lain tidak lengkapnya surat-surat kendaraan, seperti SIM, SNTK serta kelengkapan kenderaan.

“Tilang untuk yang tidak lengkap surat-suratnya sebanyak 735, dengan usia pengendara yang melanggar antara 21 sampai 25 tahun sebanyak 472,” ujarnya.

Mantan Kasat Lantas Polres Parigi Moutong (Parimo) itu menjelaskan, dari data tilang Polres Palu sebanyak 1.869, ada kenaikan pelanggaran dibanding tahun 2018 lalu yang hanya kurang lebih seribu empat ratusan pengendara yang ditilang.

“Tahun 2018 Operasi Patuh terjaring pelanggar itu sebanyak seribu empat ratusan kurang lebih dan untuk tahun ini meningkat menjadi 1.869 tilang, ini untuk Polres Palu saja. Jadi trennya naik,” paparnya.

Dia mengatakan, untuk kenderaan yang ditahan, pemiliknya bisa mengambil kembali apabila sudah mengikuti proses aturan yang berlaku, dan memiliki surat-surat kenderaan lengkap serta telah membayar denda tilangnya di bank. 



Sumber: Suara Pembaruan