Alkhairaat Kehilangan Habibie

Alkhairaat Kehilangan Habibie
Foto dokumentasi pada 27 Maret 2007 menunjukkan mantan Presiden Indonesia BJ Habibie melambaikan tangan kepada wartawan setelah menghadiri sidang di Jakarta setelah memberikan penjelasan kepada komisi yang mencari kebenaran tentang kekerasan mematikan di Timor Timur. ( Foto: AFP / Adek BERRY )
John Lory / JEM Kamis, 12 September 2019 | 15:16 WIB

Palu, Beritasatu.com - Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Alkhairaat Habib Ali Muhammad Aljufri menyampaikan turut berduka cita atas wafatnya Presiden Ketiga Republik Indonesia H BJ Habibie.

“Tentu pertama kita ucapkan adalah Innalillahi Wainnailaihi Rojiun. Segenap warga Alkhairaat merasa kehilangan sosok seperti Habibie,” ujar Habib Ali Muhammad Aljufri kepada wartawan di Palu, Rabu (11/09/2019) malam.

Ketua PB Alkhairat itu mendoakan, agar apa yang sudah dilakukan oleh mendiang Habibie akan menjadi amal jariah yang diterima Allah SWT dan diampunkan segala dosa-dosanya.

Habib menyebut bahwa apa yang telah dilakukan oleh Habibie untuk Indonesia sepatutnya dilanjutkan oleh generasi muda Indonesia demi kemajuan bangsa dan negara tercinta.

“Habibie adalah aset bangsa, maka sudah sepatutnya apa yang telah dilakukan oleh Habibie untuk Indonesia tidak hanya sekadar mendapat apresiasi semata, namun juga dilanjutkan,” ujarnya.

Habib berharap generasi Alkhairaat di masa kini dan yang akan datang mampu menjadi bagian dari harapan Alkhairaat maupun harapan bangsa ini untuk melanjutkan hal-hal besar itu.

 



Sumber: Suara Pembaruan