Habibie Perintis Kemerdekaan Pers
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Habibie Perintis Kemerdekaan Pers

Kamis, 12 September 2019 | 17:14 WIB
Oleh : Oktaviana Maria / ANA

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia berduka atas wafatnya Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie di usia 83 tahun pada Rabu (11/9/2019) malam. Semasa hidupnya, Habibie memiliki peran yang besar pada dunia pers Indonesia.

BJ Habibie diangkat menjadi presiden usai lengsernya Soeharto pada 21 Mei 1998. Dalam kepemimpinannya yang terbilang singkat yaitu 16 bulan, Habibie mampu merintis kemerdekaan pers seperti yang dirasakan saat ini.

Mantan Ketua Dewan Pers Yosep Stanley Adi Prasetyo mengatakan Habibie merupakan sosok yang membuka ruang kebebasan pers setelah tumbangnya masa orde baru. Seperti yang diketahui, saat itu untuk membuka usaha pers harus mempunyai Surat Izin Usaha Penerbitan Pers (SIUPP) sehingga membuat pers sangat dikontrol oleh pemerintah. Tak sedikit pun pers yang diberedel di orde baru.

"Pak Habibie bukan hanya orang yang membuka ruang kebebasan pers, yang kita tahu di zaman orde baru diberlakukan surat izin penerbitan pers kemudian para pemimpin redaksi diminta menandatangani pernyataan untuk bersedia dibina oleh Kementerian Penerangan waktu itu" pungkas pria yang akrab disapa Stanley kepada Beritasatu TV saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (12/9/2019).

Stanley kemudian menceritakan pada masa itu, Habibie mengangkat Yunus Yosfiah yang merupakan seorang mayor jenderal sebagai Menteri Penerangan yang kemudian membuat Undang-Undang (UU) Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers. Dalam UU tersebut, pers dibebaskan dari SIUPP.

"Pak Habibie itu menarik, karena hanya dalam 16 bulan pemerintahannya, beliau mengangkat mayor jenderal yang latar belakangnya kopassus untuk menjadi Menteri Penerangan, ketika itu Yunus Yosfiah punya sesuatu gambaran tentang pers yang ideal. Beliau didukung sepenuhnya oleh pak Habibie untuk membuat suatu undang-undang baru bersama DPR dan membebaskan pers dari SIUPP" ujar Stanley.

"Media tidak lagi butuh izin dari pemerintah, dewan pers juga dibebaskan dari unsur pemerintah. Kemudian muncullah Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers" tambah Stanley.

Selain itu, Stanley menyatakan ketua dewan pers juga yang secara ex-officio dijabat menteri penerangan dibebaskan dari unsur pemerintah.

"Tadinya ketua dewan pers itu ex-officio menteri penerangan, sekarang tidak ada lagi. Kemudian semua orang boleh buka usaha pers dan tidak perlu izin" lanjut Stanley.

Lebih lanjut, Stanley menyebut hal yang mendorong pria kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan tersebut untuk membuka kebebasan pers, yaitu latar belakang beliau yang eksakta.

"Pak Habibie pernah mengatakan 'Saya biasa bekerja dengan angka-angka dan hitungan yang akurat, Anda bisa bayangkan kalau pesawat dibangun dengan hitungan yang tidak akurat maka akan celaka. Demikian pula dengan informasi saya percaya hanya dalam keadaan pers yang bebas, informasi yang akurat bisa diserap oleh masyarakat' karena menurut beliau pers menyediakan informasi untuk publik, untuk masyarakat kita. Untuk itu butuh informasi yang akurat" kata Stanley.

Lihat Video:



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu TV


BERITA LAINNYA

Nakes Jadi Korban, Gubernur Papua Soroti Tragedi Penyerangan Distrik Kiwirok oleh KKB

Gubernur Papua Lukas Enembe menyoroti jatuhnya korban jiwa dari tenaga kesehatan (nakes) akibat serangan kelompok kriminal bersenjata di Distrik Kiwirok.

NASIONAL | 17 September 2021

Soal Bakamla, Ini Pandangan Mantan Kabais

Menurut mantan Kabais Soleman B Ponto, peranan dan fungsi Bakamla tidak jelas karena tidak berfungsi sebagai lembaga penegak hukum atau pertahanan.

NASIONAL | 17 September 2021

IDI Papua Desak Jaminan Keamanan Para Nakes di Papua

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) wilayah Papua mendesak jaminan keamanan untuk para tenaga kesehatan (nakes) di Papua.

NASIONAL | 17 September 2021

Guru Besar IPB: Sapi Berdampak pada Pemanasan Global

Guru Besar IPB, Anuraga Jayanegara, menyatakan adanya 16 juta ekor sapi pedaging dan 600.000 sapi perah di peternakan di Indonesia berdampak pemanasan global.

NASIONAL | 17 September 2021

Waspadai Cuaca Ekstrem di 23 Wilayah Ini

BMKG memberikan peringatan dini terkait cuaca ekstrem dengan curah hujan sedang hingga lebat yang diperkirakan terjadi di 23 wilayah di Tanah Air, Jumat.

NASIONAL | 17 September 2021

Ikatan Dokter Indonesia Dukung Tatap Muka di Pesantren dengan Prokes Ketat

Pembukaan pesantren dapat dilakukan dengan syarat para santri dan pengasuh sudah divaksinasi dan seluruh protokol kesehatan diterapkan secara ketat.

NASIONAL | 17 September 2021

Bantu Kesulitan Ekonomi Pendakwah, MUI dan ACT Luncurkan Gerakan Nasional Sejahterakan Dai

ACT dan MUI berkolaborasi meluncurkan Gerakan Nasional Sejahterakan Dai untuk membantu para pendakwah yang kesulitan ekonomi di masa pandemi ini.

NASIONAL | 17 September 2021

Mendikbudristek Nadiem Makarim Menginap di Rumah Guru untuk Belajar

Nadiem bermalam di rumah seorang guru di Plaosan, Tlogoadi, Mlati, Sleman, DI Yogyakarta.

NASIONAL | 17 September 2021

IDI: Serangan terhadap Nakes di Kiwirok Kejahatan Kemanusiaan Serius

IDI menyatakan bahwa serangan terhadap tenaga kesehatan di Kiwirok, Papua, merupakan kejahatan kemanusiaan serius.

NASIONAL | 17 September 2021

Kasus Asusila di Pringsewu, Pelaku Diganjar 7 Tahun 6 Bulan Penjara

Febri Wijaya alias Protol (29) diganjar hukuman penjara 7 Tahun 6 Bulan karena terbukti telah melakukan tindak asusila terhadap anak di bawah umur

NASIONAL | 16 September 2021


TAG POPULER

# KKB


# Trending Topic


# Update Covid-19


# Vaksin Nusantara


# Erick Thohir



TERKINI
Pemimpin ISIS Afrika Tewas, Prancis Klaim Kemenangan Besar

Pemimpin ISIS Afrika Tewas, Prancis Klaim Kemenangan Besar

DUNIA | 24 detik yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings