Perhutani: Luas Kebakaran Hutan Gunung Slamet 14,3 Hektare
INDEX

BISNIS-27 532.645 (3.13)   |   COMPOSITE 6373.41 (-9.3)   |   DBX 1200.38 (6.93)   |   I-GRADE 185.572 (-0.24)   |   IDX30 530.591 (2.14)   |   IDX80 143.3 (0.14)   |   IDXBUMN20 436.746 (-1.2)   |   IDXESGL 146.832 (0.84)   |   IDXG30 145.313 (-0.2)   |   IDXHIDIV20 465.476 (2.68)   |   IDXQ30 150.721 (0.68)   |   IDXSMC-COM 298.62 (-3.47)   |   IDXSMC-LIQ 374.87 (-5.2)   |   IDXV30 150.9 (-1.16)   |   INFOBANK15 1063.78 (5.08)   |   Investor33 452.728 (3.19)   |   ISSI 189.451 (-0.96)   |   JII 667.742 (-3.72)   |   JII70 234.615 (-1.77)   |   KOMPAS100 1279.35 (-0.32)   |   LQ45 988.752 (3.29)   |   MBX 1764.22 (-4.55)   |   MNC36 335.71 (1.36)   |   PEFINDO25 340.233 (0.13)   |   SMInfra18 325.434 (2.79)   |   SRI-KEHATI 386.573 (3.1)   |  

Perhutani: Luas Kebakaran Hutan Gunung Slamet 14,3 Hektare

Jumat, 13 September 2019 | 15:25 WIB
Oleh : YUD

Purwokerto, Beritasatu.com - Luas hutan di lereng timur Gunung Slamet, Desa Kutabawa, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, yang mengalami kebakaran sejak hari Rabu (11/9/2019) mencapai 14,3 hektare, kata Juru Bicara Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan(KPH) Banyumas Timur Sugito, Jumat (13/9/2019).

"Berdasarkan pendataan sementara, luas hutan yang terbakar mencapai 14,3 hektare di Petak 58A yang berisi tanaman pinus yang ditanam pada 1997 dengan kondisi medan yang berjurang, tumbuhan bawah atau semak yang tebal dan lebat. Ketebalan semak yang mudah terbakar sekitar 50 centimeter," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jumat.

Ia mengatakan berdasarkan laporan dari lapangan, kebakaran pertama terjadi pada Rabu (11/9/2019), pukul 10.00 WIB, namun berhasil dipadamkan oleh tim dari Perhutani dibantu warga Desa Kutabawa, Taruna Siaga Bencana (Tagana), dan personel Koramil Karangreja.

Setelah dilakukan upaya pemadaman, kebakaran pada lahan seluas lebih kurang 1 hektare itu dapat dipadamkan, akan tetapi pada Kamis (12/9/2019) di lokasi bekas kebakaran kembali muncul titik api dan meluas sehingga dilakukan upaya pemadaman yang melibatkan personel Perum Perhutani KPH Banyumas Timur dibantu masyarakat, sukarelawan, dan berbagai instansi terkait.

Menurut dia, hingga pukul 18.00 WIB, kebakaran hutan tersebut belum berhasil dipadamkan karena kondisi medan yang sulit dan terpantau masih ada dua titik api di lokasi kejadian.

"Oleh karena pertimbangan keselamatan, tim penanggulangan kebakaran hutan turun ke Pos Pendakian Gunung Slamet di Dukuh Bambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, dan melakukan pemantauan hingga pukul 22.00 WIB," katanya.

Selanjutnya, kata dia, tim penanggulangan kebakaran hutan kembali melanjutkan upaya pemadaman dengan menerjunkan personel gabungan sebanyak 626 orang dari berbagai instansi yang dibantu masyarakat sekitar.

Ia mengatakan dalam penanggulangan kebakaran tersebut, tim melakukan strategi penanganan dengan cara membuat sekat bakar di luar area titik dan lidah api berbentuk huruf U pada sisi selatan, barat, dan utara.

Menurut dia, sisi selatan terdiri atas sektor 5 dan sektor 4, sisi barat adalah sektor 1, serta sisi utara terdiri atas sektor 2 dan sektor 3.

"Tim yang bertugas di tiap sektor dipandu oleh Aremba (Anak Remaja Bambangan) dan Tagana yang lebih hafal kondisi medan. Hingga pukul 13.30 WIB, lokasi titik api sudah terkepung oleh sekat bakar," ujarnya.

Sugito mengatakan pada hari Jumat (13/9/2019), pukul 14.30 WIB, telah diberangkatkan satu tim yang terdiri atas 17 personel dari Pemuda Pancasila, Bela Negara, SAR Purbalingga, dan PMI Purbalingga untuk mengecek ulang kualitas sekat bakar yang telah dibuat.

Menurut dia, pengecekan tersebut dilakukan dengan menyusuri seluruh jalur sekat bakar sekaligus untuk memadamkan sisa titik api yang masih ada.

"Titik api sudah terkepung sekat bakar. Semoga kualitas sekat bakarnya bagus sehingga api dapat segera dipadamkan," katanya.



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Petugas Satpol PP Disiram Air Seni Saat Lakukan Penertiban Bangunan di Medan

Kericuhan ini memanas saat warga melihat mobil ekskavator milik Pemkot Medan memasuki pemukiman itu.

NASIONAL | 13 September 2019

Penderita HIV/AIDS di Bengkulu Capai 1.009 Orang

penderita HIV/AIDS sebanyak 1.009 orang itu, tersebar di 10 kabupatan dan kota di Bengkulu, terbanyak penderita penyakit mematikan ini berada di Kota Bengkulu.

NASIONAL | 13 September 2019

Sediakan Layanan Digital, BPD DIY Gandeng Tokopedia

Dengan hadirnya akses pembayaran digital tersebut, akan memudahkan masyarakat dalam membayar pajak maupun retribusi.

NASIONAL | 12 September 2019

Pelayanan Prima, Puskesmas Banggae I Jadi Contoh FKTP se-Indonesia

Puskesmas Banggae I dapat menjadi contoh bagi 10.000 puskesmas lain di Indonesia.

NASIONAL | 13 September 2019

Polri Pastikan Asap Indonesia Tidak Cemari Malaysia-Singapura

Ada 175 orang tersangka karhutla yang sudah ditetapkan oleh Polda Riau, Kalteng, kalbar, Kalsel, Sumsel, dan Jambi

NASIONAL | 13 September 2019

MA Minta Nawawi Lepaskan Jabatan Hakim

Mahkamah Agung (MA) meminta Nawawi Pomolango selaku pimpinan KPK terpilih periode 2019-2023, untuk melepaskan jabatannya sebagai hakim.

NASIONAL | 13 September 2019

Protes, KPK Pasang Banner Hitam di Situsnya

Pemasangan banner ini diduga terkait dengan hasil pemungutan suara capim KPK.

NASIONAL | 13 September 2019

Pakar Tata Negara Nilai Revisi UU KPK Sah

Perubahan payung hukum komisi antirasuah benar-benar mempunyai legitimasi.

NASIONAL | 13 September 2019

Menteri Yohana: Revisi UU Perkawinan Selamatkan Anak dari Perkawinan Anak

Keputusan ini sangat ditunggu-tunggu masyarakat Indonesia untuk menyelamatkan anak dari praktik perkawinan anak.

NASIONAL | 13 September 2019

Tiga Isu Besar Komposisi Pimpinan KPK Terpilih

Lima pimpinan KPK terpilih merupakan pimpinan yang sesuai dengan selera politik DPR RI.

NASIONAL | 13 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS