Kabut Asap, Warga Pekanbaru Serbu Pengobatan Gratis
INDEX

BISNIS-27 548.602 (-3.13)   |   COMPOSITE 6429.76 (-15.87)   |   DBX 1210.46 (11.26)   |   I-GRADE 190.638 (-1.65)   |   IDX30 545.485 (-2.49)   |   IDX80 146.318 (-0.39)   |   IDXBUMN20 442.834 (-4.13)   |   IDXESGL 150.48 (-0.37)   |   IDXG30 147.901 (0.18)   |   IDXHIDIV20 478.779 (-1.35)   |   IDXQ30 155.036 (-1.18)   |   IDXSMC-COM 294.681 (-0.93)   |   IDXSMC-LIQ 376.202 (-2.63)   |   IDXV30 149.629 (-0.27)   |   INFOBANK15 1097.88 (-13.34)   |   Investor33 466.613 (-2.11)   |   ISSI 189.631 (-0.56)   |   JII 670.82 (-2.11)   |   JII70 234.975 (-1.14)   |   KOMPAS100 1301.99 (-5.65)   |   LQ45 1014.85 (-3.65)   |   MBX 1779.94 (-7.55)   |   MNC36 344.694 (-1.75)   |   PEFINDO25 341.155 (-4.29)   |   SMInfra18 331.858 (0.18)   |   SRI-KEHATI 398.709 (-1.89)   |  

Kabut Asap, Warga Pekanbaru Serbu Pengobatan Gratis

Jumat, 13 September 2019 | 20:19 WIB
Oleh : YUD

Pekanbaru, Beritasatu.com - Kota Pekanbaru yang diselimuti jerebu atau asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) membuat kualitas udara di ibukota provinsi Riau menurun drastis dan masyarakat mulai memeriksakan kesehatan ke pemeriksaan kesehatan gratis.

Salah satu kegiatan pemeriksaan gratis dilaksanakan oleh satuan lalu lintas Polresta Pekanbaru, Jumat (13/9/2019). Pengobatan gratis dilakukan Satlantas Polresta Pekanbaru di Jalan Kuras, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, Jumat.

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru AKP Emil Eka Putra mengatakan pengobatan gratis ini selain bagian dari peringatan HUT Lalu Lintas ke-64, juga dilakukan karena situasi kabut asap yang melanda Kota Pekanbaru.

"Kabut asap menyebabkan warga mengeluhkan gangguan kesehatan, terutama pernafasan," katanya.

Untuk itu, Emil mengimbau kepada masyarakat agar melengkapi diri dengan masker saat berkendara. "Terutama pengendara motor agar lebih berhati-hati karena jarak pandang yang sangat pendek," ujarnya.

Emil menjelaskan banyak masyarakat yang memanfaatkan fasilitas pengobatan gratis tersebut, mulai dari orang tua hingga anak.

Mayoritas mereka mengeluhkan gangguan pernafasan akibat asap yang semakin tebal menyelimuti Kota Pekanbaru.

Sapni, (56) salah satu warga kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Senapelan, yang ikut memanfaatkan pengobatan gratis ini mengatakan pengobatan gratis ini sangat membantu dirinya dan juga anaknya yang mengalami gangguan pernafasan akibat polusi kabut asap.

"Sangat membantu, karena kondisi asap ini mengganggu sekali, nafas sesak, anak anak juga pada sakit," katanya.

Kualitas udara di sebagian Pekanbaru dan sejumlah wilayah di Riau dalam kategori berbahaya akibat polusi kabut asap Karhutla. Hingga sekitar pukul 15.00 WIB Jumat sore, asap masih terlihat pekat menyelimuti Pekanbaru.

Kondisi paling parah terjadi pada pagi hari karena jarak pandang di Pekanbaru turun drastis hingga tinggal 300 meter. Hal ini sempat membuat sejumlah warga Kota Pekanbaru heboh karena asap yang pekat membuat Jembatan Siak IV tidak terlihat dari pandangan mata.

Berdasarkan data BMKG Stasiun Pekanbaru, pada Jumat pagi pukul 06.00 WIB terpantau ada 1.319 titik panas (hotspot) di Pulau Sumatera. Titik panas paling banyak di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yakni 537 titik, kemudian Jambi 440 titik, dan Riau 239 titik panas.

Khusus di Riau, titik panas paling banyak di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) sebanyak 127 titik, Indragiri Hulu (Inhu) 31 titik, Pelalawan 30 titik, Rokan Hilir (Rohil) 18 titik, Kuansing dan Kampar masing-masing 11 titik, Bengkalis tujuh titik, Siak tiga titik dan Kota Dumai satu titik.

Dari jumlah tersebut, 177 yang dipastikan titik api. Lokasi paling banyak di Inhil dengan 98 titik. Kemudian di Inhu sebanyak 20 titik, Pelalawan 21 titik, Rohil 13 titik, Kuansing sembilan titik, Kampar delapan titik, Bengkalis enam titik, dan Siak dua titik.

Asap yang menyelimuti Pekanbaru berasal dari karhutla di daerah bagian selatan dan juga asap kiriman dari Provinsi Jambi dan Sumsel.



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tersangkut Penipuan, Mantan Anggota DPRD Garut Ditangkap Polisi

Polres Garut menangkap menangkap anggota DPRD Kabupaten Garut periode 2014-2019 terkait kasus penipuan.

NASIONAL | 13 September 2019

Ketum Ikafahusa se-Jabodetabek Ucapkan Selamat pada Pimpinan KPK

Nawawi mencetak rekor sebagai hakim karier pertama yang menjadi pimpinan KPK.

NASIONAL | 13 September 2019

TNI dan Warga Bersihkan Sampah di Sungai Kalibaru

Pembersihan sampah di Sungai Kalibaru, Bogor, Jabar, mengantisipasi banjir dan menjaga lingkungan agar sehat.

NASIONAL | 13 September 2019

Sungai Bengawan Solo Tercemar Limbah

Pencemaran di Sungai Bengawan Solo di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah sudah terjadi sejak satu bulan lalu.

NASIONAL | 13 September 2019

Pencemaran Bengawan Solo Diduga dari "Pipa Siluman"

Bengawan Solo yang melintasi wilayah Kecamatan Cepu, Blora, tercemar parah dan berwarna hitam.

NASIONAL | 13 September 2019

Pemerintah Lakukan Pemulihan Dampak Kerusuhan di Papua

Selain menjamin keamanan, pemerintah juga terus melakukan upaya pemulihan kehidupan masyarakat di tanah Papua.

NASIONAL | 13 September 2019

KNPI Minta Isu Radikalisme di Tubuh KPK Diluruskan

KNPI berharap KPK lebih transparan dan mampu menjawab berbagai isu yang beredar di masyarakat.

NASIONAL | 13 September 2019

Penolakan Wadah Pegawai terhadap RUU KPK Dipertanyakan

"Kita merevisi tujuannya untuk kebaikan, tidak mungkin tujuannya itu untuk menjelekkan."

NASIONAL | 13 September 2019

KNPI Dukung Penguatan KPK

KNPI menilai perbedaan pandangan terkait revisi UU KPK sebagai sesuatu hal yang wajar.

NASIONAL | 13 September 2019

Monumen BJ Habibie Ramai Dikunjungi Warga Gorontalo

Warga mengunjungi monumen tersebut untuk berfoto bersama keluarga, teman atau pasangan sore menjelang malam hari.

NASIONAL | 13 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS