Agus Rahardjo: KPK Terima Lima Pimpinan Baru

Agus Rahardjo: KPK Terima Lima Pimpinan Baru
Suasana penghitungan suara calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (13/9/2019). ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Fana Suparman / WM Jumat, 13 September 2019 | 21:38 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo menyatakan, Lembaga Antikorupsi bakal menerima siapapun yang nantinya terpilih sebagai Komisioner KPK periode 2019-2023. Menurut Agus, KPK wajib menghormati lima pimpinan terpilih yang akan disetujui DPR dalam Rapat Paripurna pada Senin (16/9/2019).

"Dalam hal pimpinan, rasanya Presiden kirim (10 nama capim) ke DPR, DPR menyetujui (lima pimpinan terpilih), kalau nanti Paripurna juga menyetujui, wajib bagi KPK tidak melawan. Itu sudah menjadi keputusan," kata Agus, dalam konferensi pers Gedung KPK, Jakarta, Jumat (13/9/2019).

Agus memastikan gejolak di internal KPK terkait calon pimpinan beberapa waktu lalu bukan persoalan personal.

"Pak Saut dan semua sifatnya bukan personal. Sama sekali bukan personal," katanya.

Diketahui, Komisi III DPR telah menyelesaikan pemilihan lima pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023, Jumat (13/9/2019) dini hari. Kapolda Sumatera Selatan Firli Bahuri mendapatkan suara tertinggi dan secara aklamasi dipilih sebagai Ketua KPK Jilid V. Dalam menjalankan tugasnya periode 2019-2023, Firli akan didampingi empat Wakil Ketua, yakni Alexander Marwata, Nurul Ghufron, Nawawi Pomolango, dan Lili Pintauli Siregar.

DPR akan menggelar rapat Paripurna untuk menyetujui lima orang itu menjadi pimpinan KPK pada Senin (16/9/2019). Setelah itu, Presiden Jokowi akan melantik pimpinan KPK baru karena Pimpinan KPK Jilid IV akan berakhir masa tugasnya pada 20 Desember 2019.



Sumber: Suara Pembaruan