7 Kepala Sekolah di Jateng Terindikasi Radikal
INDEX

BISNIS-27 541.037 (-2.55)   |   COMPOSITE 6389.83 (-67.41)   |   DBX 1207.48 (-2.08)   |   I-GRADE 186.044 (-2.07)   |   IDX30 536.499 (-4.53)   |   IDX80 144.214 (-1.72)   |   IDXBUMN20 435.358 (-10.25)   |   IDXESGL 149.259 (-1.26)   |   IDXG30 145.988 (-1.55)   |   IDXHIDIV20 471.745 (-4.14)   |   IDXQ30 152.642 (-1.35)   |   IDXSMC-COM 293.915 (-5.33)   |   IDXSMC-LIQ 367.505 (-8.95)   |   IDXV30 148.997 (-2.26)   |   INFOBANK15 1075.9 (-10.39)   |   Investor33 460.647 (-3.28)   |   ISSI 189.211 (-2.17)   |   JII 668.85 (-8.77)   |   JII70 234.095 (-3.36)   |   KOMPAS100 1287.09 (-14.03)   |   LQ45 998.257 (-10.2)   |   MBX 1767.88 (-21)   |   MNC36 340.661 (-2.44)   |   PEFINDO25 338.558 (-7.23)   |   SMInfra18 329.085 (-7.27)   |   SRI-KEHATI 393.501 (-2.47)   |  

7 Kepala Sekolah di Jateng Terindikasi Radikal

Sabtu, 14 September 2019 | 14:18 WIB
Oleh : Stefi Thenu / FMB

Salatiga, Beritasatu.com - Sebanyak tujuh kepala sekolah SMA/SMK negeri di Jateng diduga terindikasi paham radikalisme.

"Sekarang masih kami bina untuk kembali ke jalan yang benar. Kalau tidak mau, ya diambil tindakan tegas," ungkap Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, saat menghadiri acara Halaqoh Kyai Santri Tentang Pencegahan Terorisme di Hotel Grand Syahid Salatiga, Sabtu (14/9/2019).

Menurutnya, ketujuh kepala sekolah itu saat ini sedang dibina untuk kembali ke jalan yang benar.

Ditegaskan, sekolah menjadi tempat yang harus segera dibereskan mengenai ideologi. Ia sendiri mengatakan sudah mendapat laporan dari banyak tokoh agama dan masyarakat mengenai penanaman paham radikalisme di sekolah yang dilakukan sangat massif.

Beberapa laporan yang masuk lanjut dia, isu radikalisme diberikan melalui mata pelajaran dan juga kegiatan ekstrakurikuler.

"Sekolah memang yang akan kami bereskan secepatnya. Setelah sekolah adalah pemerintahan. Dua hal ini yang menjadi fokus saya. Maka saya mengajak ayo semua organisasi keagamaan untuk bareng-bareng meluruskan idiologi bangsa ini," tegasnya.

Ganjar meminta masyarakat untuk berpartisipasi aktif memantau radikalisme. Apabila ada hal yang mencurigakan atau penyebaran paham radikalisme, harus segera melaporkan.

"Silakan laporkan ke kami, biar kami pemerintah yang urus. Partisipasi masyarakat dibutuhkan, karena itu bagian dari kepedulian pada bangsa dan negara," tandasnya.

Selain Ganjar, dalam acara tersebut juga hadir Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Sama dengan Ganjar, Khofifah pun menyoroti tentang masifnya penyebaran radikalisme di lingkungan sekolah.

"Bahkan ada survei dari UIN Syarief Hidayatullah Jakarta yang cukup mengerikan. Tidak sedikit anak yang disurvei sepakat bahwa orang murtad boleh dibunuh," jelasnya.

Tak hanya kalangan siswa, sejumlah guru dan dosen, menurut Khofifah juga menjadi objek survei. Dan hasilnya, banyak guru dan dosen yang memiliki paham radikal.

"Survei tersebut menunjukkan tingginya intoleransi di Indonesia. Untuk itu saya mengajak Mas Ganjar agar Jateng dan Jatim sering bertemu dan duduk bersama menyelesaikan persoalan-persoalan intoleransi," ungkapnya.




BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dewan Pengawas KPK Supaya Tak Terjadi Kesewenang-wenangan

Kristiawanto mengatakan adanya Dewan Pengawas KPK juga nanti akan mengawasi kewenangan penerbitan SP3 jika dikabulkan dalam revisi UU KPK.

NASIONAL | 14 September 2019

BNPB: Karhutla Terbesar Terjadi di Riau

Rendahnya curah hujan yang terjadi di wilayah karhutla akibat dampak dari fenomena El Nino makin memperburuk kebakaran dan kualitas udara yang ada di Riau.

NASIONAL | 14 September 2019

Petrus Selestinus: Penyerahan Mandat Pimpinan KPK Bentuk Pemboikotan

Tindakan pimpinan KPK bisa ditafsirkan sebagai menghalangi secara langsung atau tidak langsung penyidikan dan penuntutan kasus korupsi di KPK.

NASIONAL | 14 September 2019

Nasdem Minta Publik Tidak Khawatirkan Dewan Pengawas KPK

"Keberadaan dewan pengawas ini bukan untuk menghambat kerja KPK, tetapi memastikan KPK menjalankan tugas dan wewenangnya sesuai dengan aturan yang berlaku."

NASIONAL | 14 September 2019

3 Pimpinan KPK Serahkan Mandat ke Presiden, Mana Alex dan BP?

Alexander Marwata sedang dinas di luar kota. Basaria belum diketahui kesibukannya.

NASIONAL | 14 September 2019

Kepala BNPB: Pejabat Daerah Kurang Peduli Karhutla

"Saya tidak menyinggung siapa, tidak mungkin, tetapi rata-rata pejabat atau pemimpin setingkat kabupaten-kota," kata Doni.

NASIONAL | 14 September 2019

Indriyanto: Penyerahan Mandat Pimpinan KPK Melanggar UU

Indriyanto mengingatkan, Presiden jangan sampai terjebak dalam pusaran politik hukum terkait masalah pimpinan KPK ini.

NASIONAL | 14 September 2019

Tiga Pimpinan KPK Serahkan Mandat, Jokowi Bisa Bekukan KPK

Menurut Ray, tindakan tiga unsur pimpinan KPK untuk menyerahkan mandat kepemimpinan kepada presiden merupakan langkah tepat.

NASIONAL | 14 September 2019

Kembalikan Mandat, Bentuk Kekecewaan Pimpinan KPK kepada Jokowi

Menurut Bayu, Presiden Jokowi harus merespons dengan bijak keputusan Pimpinan KPK tersebut.

NASIONAL | 14 September 2019

Revisi UU KPK Harus Tekankan Program Pencegahan Korupsi

Juajir mengatakan KPK harus bisa membangun strategi follow the asset bukan follow the person.

NASIONAL | 14 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS