BNPB: Gambut yang Terbakar Sulit Dipadamkan
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

BNPB: Gambut yang Terbakar Sulit Dipadamkan

Sabtu, 14 September 2019 | 14:21 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di lahan gambut akan sulit dipadamkan. Meskipun di permukaan terlihat padam tetapi di dalamnya bisa jadi masih membara sehingga mengeluarkan asap dan menyebabkan bencana asap.

Gambut yang terbentuk dari pelapukan kayu pohon ratusan tahun lalu, sejatinya adalah ekosistem rawa gambut yang menyimpan air dalam jumlah besar.

Praktik penanaman dan eksploitasi di lahan gambut membuat pengeringan air di lahan gambut. Kondisi gambut pun menjadi kering saat musim kemarau dan ibaratkan bahan bakar yang potensial jika disulut api.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menyebut, memadamkan lahan gambut bukan hal mudah.

"Sudah 42 unit helikopter dikerahkan (melakukan water bombing atau bom air). Belum lagi dukungan dari unsur swasta dan dari TNI dan KLHK, mungkin ada 50 unit helikopter. Ternyata itu tak menjamin gambut yang terbakar bisa padam," kata Doni dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (14/9/2019).

Bahkan di Sumatera Selatan kata dia, berdasarkan pengakuan dari salah satu unsur BNPB di sana, sudah satu bulan, di satu tempat, hingga hari ini gambutnya belum padam.

"Jadi inilah sebuah pekerjaan besar bagi kita semua. Ketika terjadi kebakaran, memadamkannya sangat sulit," ucapnya.

Sebelumnya, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menegaskan pemadaman gambut yang terbakar bisa efektif padam jika ada hujan deras yang berlangsung lama. Pemadaman dengan bom air saja tidak akan efektif. Sedangkan saat ini hingga Oktober musim kemarau masih akan berlangsung.

Dalam kesempatan itu, Doni juga berharap, kerja sama dari semua komponen dalam pencegahan dan penanganan karhutla.

Presiden lanjutnya, berulang kali menegaskan, untuk menyampaikan pesan bahwa masalah karhutla bukan tanggung jawab pemerintah semata, tapi seluruh bangsa, harus memahami dan ikut bertanggung jawab. Jika hal itu tidak dibuat maka sangat mungkin karhutla kembali berulang di tahun 2020.

"Dari sekarang kita siapkan. Saya tak ingin tiap tahun berulang," ucapnya.

Doni juga menyampaikan permohonan kepada para periset dari berbagai lembaga agar mencari teknologi dan alat yang ramah lingkungan. Sehingga teknologi itu nantinya bisa dipakai untuk membuka lahan tanpa membakar.

"Kita tak ingin kehabisan tenaga, kehabisan energi, kita tak ingin kehabisan uang, hanya karena kita belum optimal," kata Doni.

Doni juga berharap para pejabat negara terutama bupati, walikota, serta camat, lurah, untuk lebih peduli pada masyarakatnya dan aktif dalam penanganan karhutla.

Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dari Januari hingga Agustus 2019 jumlah luasan kebakaran mencapai seluas 328.724 hektare (ha) dengan rincian di lahan mineral 239.161 ha dan gambut 89.563 ha. Luasan gambut terbesar yang terbakar berada di Riau mencapai 40.553 ha.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

7 Kepala Sekolah di Jateng Terindikasi Radikal

Ketujuh kepala sekolah itu saat ini sedang dibina untuk kembali ke jalan yang benar.

NASIONAL | 14 September 2019

Dewan Pengawas KPK Supaya Tak Terjadi Kesewenang-wenangan

Kristiawanto mengatakan adanya Dewan Pengawas KPK juga nanti akan mengawasi kewenangan penerbitan SP3 jika dikabulkan dalam revisi UU KPK.

NASIONAL | 14 September 2019

BNPB: Karhutla Terbesar Terjadi di Riau

Rendahnya curah hujan yang terjadi di wilayah karhutla akibat dampak dari fenomena El Nino makin memperburuk kebakaran dan kualitas udara yang ada di Riau.

NASIONAL | 14 September 2019

Petrus Selestinus: Penyerahan Mandat Pimpinan KPK Bentuk Pemboikotan

Tindakan pimpinan KPK bisa ditafsirkan sebagai menghalangi secara langsung atau tidak langsung penyidikan dan penuntutan kasus korupsi di KPK.

NASIONAL | 14 September 2019

Nasdem Minta Publik Tidak Khawatirkan Dewan Pengawas KPK

"Keberadaan dewan pengawas ini bukan untuk menghambat kerja KPK, tetapi memastikan KPK menjalankan tugas dan wewenangnya sesuai dengan aturan yang berlaku."

NASIONAL | 14 September 2019

3 Pimpinan KPK Serahkan Mandat ke Presiden, Mana Alex dan BP?

Alexander Marwata sedang dinas di luar kota. Basaria belum diketahui kesibukannya.

NASIONAL | 14 September 2019

Kepala BNPB: Pejabat Daerah Kurang Peduli Karhutla

"Saya tidak menyinggung siapa, tidak mungkin, tetapi rata-rata pejabat atau pemimpin setingkat kabupaten-kota," kata Doni.

NASIONAL | 14 September 2019

Indriyanto: Penyerahan Mandat Pimpinan KPK Melanggar UU

Indriyanto mengingatkan, Presiden jangan sampai terjebak dalam pusaran politik hukum terkait masalah pimpinan KPK ini.

NASIONAL | 14 September 2019

Tiga Pimpinan KPK Serahkan Mandat, Jokowi Bisa Bekukan KPK

Menurut Ray, tindakan tiga unsur pimpinan KPK untuk menyerahkan mandat kepemimpinan kepada presiden merupakan langkah tepat.

NASIONAL | 14 September 2019

Kembalikan Mandat, Bentuk Kekecewaan Pimpinan KPK kepada Jokowi

Menurut Bayu, Presiden Jokowi harus merespons dengan bijak keputusan Pimpinan KPK tersebut.

NASIONAL | 14 September 2019


TAG POPULER

# Astrazeneca


# Tol Semarang-Demak


# Movieland Bogor


# Yasonna Laoly


# Berantas Premanisme



TERKINI

BNPT Tidak Berencana Buka Kantor Perwakilan di Papua

NASIONAL | 6 menit yang lalu










TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS