Ratusan Hektare Sawah di Tulangbawang Barat Kekeringan

Ratusan Hektare Sawah di Tulangbawang Barat Kekeringan
Ilstrasi sawah yang mengalami kekeringan ( Foto: Antara/Adeng Bustomi )
/ YUD Minggu, 15 September 2019 | 09:46 WIB

Tulangbawang Barat, Beritasatu.com - Ratusan hektare lahan sawah milik petani di Tiyuh (Kampung) Pancamarga Kecamatan Batu Putih Kabupaten Tulangbawang Barat, Provinsi Lampung mengalami kekeringan setelah lebih dari lima bulan hujan tidak turun di daerah itu.

"Sawah di Tulangbawang Barat sebagian besar merupakan lahan tadah hujan. Warga hanya mengharapkan air hujan bila hendak menggarap sawah, kalau musim panas seperti ini terpaksa dibiarkan saja hingga musim hujan tiba," kata warga setempat, Misron (43), di Kecamatan Batu Putih, Tulangbawang Barat, Minggu (15/9/2019).

Menurut dia, akibat kondisi tersebut, ratusan hektare lahan pertanian di daerah itu terpaksa dibiarkan menganggur.

Bahkan, lanjut dia, ada juga lahan warga yang terpaksa dibiarkan mengeras selama beberapa bulan, karena petani tidak mungkin memaksakan bertanam padi kalau tidak memungkinkan terjangkau air.

"Saat musim kemarau ini, warga setempat menggantungkan hidupnya dengan mengambil getah karet dan panen sawit," jelasnya.

Warga Tulangbawang Barat, Edy, mengatakan ratusan hektare lahan pertanian di Kabupaten Tulangbawang Barat kekeringan, sehingga berdampak kepada ekonomi warga setempat.

"Hujan yang tak kunjung turun, terpaksa lahan warga menganggur karena tidak mendapatkan pasokan air yang memadai," ujarnya

Ia mengatakan lahan pertanian masih dibiarkan menganggur, disebabkan para petani khawatir jika mereka memaksakan menanam justru akan gagal panen, karena mengalami kemarau panjang sehingga lahan dibiarkan untuk mengantisipasi kerugian.



Sumber: ANTARA