Kapolda Jatim Mengaku Terbantu Netizen dalam Melawan Hoaks

Kapolda Jatim Mengaku Terbantu Netizen dalam Melawan Hoaks
Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan ( Foto: Beritasatu TV )
Gardi Gazarin / RSAT Senin, 16 September 2019 | 13:07 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan mengaku terbantu atas peran serta netizen atau warganet dalam menyampaikan informasi yang sebenarnya kepada masyarakat. Berbagai berita bohong (hoaks) di dunia maya telah mampu dilawan dengan menyampaikan berita-berita yang benar.

Hal itu disampaikan Kapolda Luki Hermawan saat menerima kadatangan ribuan netizen se-Jawa Timur. Dan dalam pertemuan tersebut warganet sepakat berkomitmen untuk bersama-sama menjaga Jawa Timur dari berita bohong di dunia maya.

"Ini mitra-mitra di Jawa Timur bidang humas yang selalu memberikan pemberitaan menyejukkan. Tujuannya melawan berita bohong," kata Luki Hermawan, Senin (16/9/2019).

Irjen Luki Hermawan mengaku membutuhkan netizen untuk membentengi Jawa Tiimur dari ancaman berita bohong atau hoaks. Pertemuan dengan netizen ini kata Irjen Luki sudah rutin dilakukan sebagai mitra dalam menjaga Jawa Timur dari serangan hoaks.

Harus diakui, berita hoaks masih terus bermunculan di dunia maya dari segala permasalahan yang ada. Dari permasalahan itu selalu ada berita-berita yang kurang pas dan meresahkan masyarakat.

Karenanya kehadiran warganet sangat membantu pihak kepolisian dalam penyampaian berita-berita yang sebenarnya. "Saya sangat bertema kasih. Ini sudah ada komunitasnya, dan ada grupnya antara polres satu dengan polres lain, semuanya terintegrasi," ujar Luki Hermawan.

Kapolda berharap para warganet ini bisa memerankan tugasnya dengan baik guna menyaring apapun informasi di dunia maya sebelum dibagikan. Pihaknya juga berharap ke depan bisa mengumpulkan warganet lebih banyak lagi sehingga Jawa Timur bisa bebas dari berita bohong.



Sumber: Suara Pembaruan