2019, Indeks Perilaku Anti-Korupsi RI Semakin Baik

2019, Indeks Perilaku Anti-Korupsi RI Semakin Baik
Ilustrasi ( Foto: BSMH )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Senin, 16 September 2019 | 13:24 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Perilaku Anti-Korupsi (IPAK) Indonesia tahun 2019 sebesar 3,70 pada skala 0 sampai 5. Angka ini lebih tinggi dibandingkan capaian tahun 2018 sebesar 3,66.

"Nilai indeks semakin mendekati 5 menunjukkan bahwa masyarakat berperilaku semakin antikorupsi, sebaliknya nilai IPAK yang semakin mendekat 0 menunjukkan bahwa masyarakat berperilaku semakin permisif terhadap korupsi," demikian data BPS yang dipublikasikan Senin (16/9/2019).

Indeks Perilaku Anti Korupsi disusun berdasarkan dua dimensi, yaitu Dimensi Persepsi dan Dimensi Pengalaman. Pada tahun 2019, nilai Indeks Persepsi sebesar 3,80, menurun sebesar 0,06 poin dibandingkan Indeks Persepsi tahun 2018 (3,86).

Sebaliknya, Indeks Pengalaman tahun 2019 (3,65) naik sebesar 0,08 poin dibanding indeks pengalaman tahun 2018 (3,57). Pada tahun 2019, IPAK masyarakat perkotaan lebih tinggi (3,86) dibanding masyarakat perdesaan (3,49). Semakin tinggi pendidikan, masyarakat cenderung semakin antikorupsi.

Pada tahun 2019, IPAK masyarakat berpendidikan SLTP ke bawah sebesar 3,57; SLTA sebesar 3,94; dan di atas SLTA sebesar 4,05. Masyarakat pada usia 40–59 tahun paling anti korupsi dibanding kelompok usia lain. Tahun 2019, IPAK masyarakat berusia 40 tahun ke bawah sebesar 3,66; usia 40–59 tahun sebesar 3,73; dan usia 60 tahun atau lebih sebesar 3,66.



Sumber: BeritaSatu.com