Kader PDIP Sutrisno Mendaftar Balon Wali Kota Medan

Kader PDIP Sutrisno Mendaftar Balon Wali Kota Medan
Sutrisno Pangaribuan (kemeja biru) mendaftar ke PDIP Medan sebagai Balon Wali Kota Medan.   ( Foto: Suara Pembaruan / Arnold Almoan )
Arnold H Sianturi / JEM Senin, 16 September 2019 | 15:29 WIB

Medan, Beritasatu.com - Memasuki akhir masa jabatan sebagai anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, kader PDIP Sutrisno Pangaribuan mendaftar sebagai bakal calon (balon) wali Kota Medan ke Kantor DPC PDIP Medan untuk mengikuti Pilkada Serentak 2020 mendatang.

Sutrisno mendaftar didampingi para pendukungnya dari PDIP dan didampingi masyarakat. Mereka berjalan kaki dari Gedung DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol ke Kantor DPC PDIP Medan di Jalan di Jalan Sekip No 26 Medan Petisah. Sutrisno dikenal vokal membela rakyat kecil.

"Saya diterima oleh Wakil Ketua DPC sekaligus panitia penjaringan balon wali kota dan wakil wali kota. Mereka adalah Parlindungan Sinaga, Felix Simbolon, Riana, Fitri Manurung, dan Tumpal Napitupulu," ujar Sutrisno Pangaribuan kepada Suara Pembaruan, Senin (16/9/2019).

Bersamaan dengan hari terakhir pendaftaran di DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Sutrisno menyampaikan, mendaftar bersama wong cilik menunjukkan bukti ahwa keberpihakannya untuk masyarakat kecil tidak akan pernah berhenti.

"Beberapa persoalan yang akan saya selesaikan bila mendapatkan mandat dari partai adalah membela dan mengutamakan kepentingan rakyat itu," katanya.

Sutrisno ingin mendorong penyelesaian persoalan pedagang pasar marelan, pasar kampung lalang, pasar peringgan, dan mendukung sepenuhnya penataan kembali aktivitas pedagang di sekitar taman ahmad yani medan.

Kemudian membela masyarakat pinggir rel jalan asrama dan masyarakat pinggir rel sepanjang rel Medan ke Belawan juga dilakukan sewaktu Kementerian Perhubungan dan PT KAI melakukan penertiban tanpa musyawarah.

Selain itu, melakukan fasilitasi penyelesaian persoalan buruh TKBM belawan menyangkut konflik buruh dengan koperasi dan persoalan perumahan buruh dengan perbankan, memfasilitasi terhadap persoalan di sektor transportasi, antara konvensional dan daring, baik driver dan pengelola transportasi daring. Berbagai persoalan transportasi mendapat fasilitasi penyelesaian.

Seperti diketahui, Sutrisno Pangaribuan dikenal masyarakat sebagai kader yang sangat vokal membela kepentingan rakyat. Dia dilantik sebagai Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Senin, 15 September 2014 dan mengakhiri tugas, Sabtu, 14 September 2019.

Selama 5 tahun penuh mengabdi untuk memperjuangkan aspirasi dari konstituen di daerah pemilihan Sumut 7, Kabupaten Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, dan Kota Padangsidimpuan.

Sebagai anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Sutrisno juga menjadikan seluruh wilayah Sumatera Utara sebagai wilayah kerjanya. Terlibat aktif memperjuangkan nasib pedagang korban Pasar Aksara Medan agar dibangun kembali di tempat semula.

Sutrisno juga memfasilitasi para pedagang bertemu dengan staf di Kantor Staf Kepresidenan, Kementerian Perdagangan, dan DPR RI. Hingga puncaknya Presiden Joko Widodo mengunjungi lokasi pasar aksara yang terbakar dan beliau menyatakan Pasar Aksara harus dibangun kembali di tempat semula.

 



Sumber: Suara Pembaruan