Kasus Izin Impor Bawang, Dirjen Perdagangan Luar Negeri Diperiksa

Kasus Izin Impor Bawang, Dirjen Perdagangan Luar Negeri Diperiksa
Anggota Komisi VI DPR dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) I Nyoman Dhamantra mengenakan rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (9/8/2019). KPK menahan enam orang tersangka pada Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait kasus dugaan pengurusan kuota dan izin impor bawang putih tahun 2019 dengan barang bukti uang 50 ribu dolar Amerika serta bukti transfer sebesar Rp 2,1 miliar. ( Foto: ANTARA FOTO / Dhemas Reviyanto )
Fana Suparman / YUD Selasa, 17 September 2019 | 11:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan memeriksa Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemdag), Oke Nurwan, Selasa (17/9/2019). Oke bakal diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap pengurusan impor bawang putih tahun 2019 yang menjerat anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PDIP, I Nyoman Dhamantra.

“Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka IYD (I Nyoman Dhamantra),” kata Jubir KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi.

Tak hanya Oke Nurwan, dalam mengusut kasus ini tim penyidik juga menjadwalkan memeriksa seorang swasta bernama Made Ayu Ratih. Seperti halnya Oke Nurwan, pemeriksaan terhadap Made Ayu Ratih juga dilakukan penyidik untuk melengkapi berkas penyidik dengan tersangka I Nyoman Dhamantra.

“Keterangan kedua saksi dibutuhkan untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka,” kata Febri.

Diketahui, I Nyoman Dhamantra diduga telah menerima suap sebesar Rp2 miliar dari total komitmen fee sebesar Rp3,6 miliar untuk pengurusan izin impor 20.000 ton bawang putih yang akan masuk ke Indonesia. Suap tersebut berasal dari pengusaha Chandry Suanda atau Afung pemilik PT Cahaya Sakti Agro. Dalam melancarkan aksinya, Afung melalui tersangka lainnya, Doddy Wahyudi mentransfer uang menggunakan money changer Indocev milik Dhamantra.

Pemulusan suap untuk pengurusan izin impor bawang putih tersebut dibantu oleh Doddy Wahyudi, Zulfikar, Elviyanto, dan Mirawati. Keempatnya mempunyai peran masing-masing dalam memuluskan suap izin impor bawang putih ke Indonesia ini.



Sumber: Suara Pembaruan