Polisi Tetapkan Manager Operasional PT JTJ Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Tol Cipularang

Polisi Tetapkan Manager Operasional PT JTJ Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Tol Cipularang
Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Gardi Gazarin / RSAT Kamis, 19 September 2019 | 11:53 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik Satlantas Polres Purwakarta, Jawa Barat menetapkan Manager Operasional PT JTJ, HG alias Mingming sebagai tersangka dalam kecelakaan maut di tol Cipularang yang mengakibatkan 8 orang tewas beberapa waktu lalu.

“Polisi menilai Mingming membiarkan muatan truk yang dikendarai tersangka Dedi Hidayat dan Subana. melebihi kapasitasnya, dan menjadi penyebab kecelakaan maut tersebut karena kelebihan muatan,” kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, Kamis (19/9/2019).

Polisi menjerat Mingming dengan Pasal 315 Undang-undang Nomor 22 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Perusahaan dianggap ikut bertanggung jawab atas kecelakaan yang menewaskan 8 orang.

Sebelumnya Kasat Lantas Polres Purwakarta AKP Ricky Adipratama menyatakan, penyidik punya dasar yang kuat dalam penetapan Mingming sebagai tersangka. Mingming sebagai pengelola diduga membiarkan truk kelebihan muatan.

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan beruntun yang terjadi di km 91 tol Cipularang beberapa waktu lalu melibatkan 20 kendaraan. Dalam kecelakaan itu, 8 orang meninggal dunia dan sejumlah korban lainnya luka luka.

Sebelumnya penyidik telah menetapkan Subana dan Dedi Hidayat sebagai tersangka. Subana diketahui sebagai pengemudi truk yang mengalami rem blong hingga menabrak kendaraan yang berhenti di depannya Sedang Dedi Hidayat pengemudi truk yang terguling dan meninggal dunia di lokasi kejadian.



Sumber: Suara Pembaruan