Polda NTT Dapat Tambahan 5 Polres Baru

Polda NTT Dapat Tambahan 5 Polres Baru
Wakapolda NTT, Brigjen Pol Drs Johni Asadoma. ( Foto: Suara Pembaruan / Yoseph Kelen )
Yoseph A Kelen / FMB Jumat, 20 September 2019 | 15:21 WIB

Kupang, Beritasatu.com - Pemerintah pusat, melalui Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI, menyetujui peningkatan tipe dan pembentukan Polres di wilayah Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dari 32 Polres yang mengalami kenaikan tipe dan dibentuk, lima di antaranya ada di wilayah kerja Polda NTT, antara lain Polres Sabu Raijua, Polres Malaka, Polres Nagakeo, Polres Manggarai Timur dan Polres Sumba Barat Daya (SBD) resmi terbentuk. Dengan disetujuinya pembentukan lima polres itu maka Polda NTT akan memiliki 21 Polres dari 22 kabupaten/kota yang ada di NTT.

Pengesahan ini tertuang dalam surat Menpan dan RB RI nomor B/849/M.KT.01/2019 tanggal 18 September 2019 yang ditujukan kepada Kapolri dan ditandatangani Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Syafruddin tentang peningkatan tipe dan pembentukan polres.

Surat ini sebagai jawaban atas surat Kapolri nomor B/7204/XII/OTL.1.1.3/2018 tanggal 28 Desember 2018 perihal peningkatan tipe polres dan surat nomor B/4983/IX/OTL.1.1.3/2019 tanggal 2 September 2019 perihal usul pembentukan polres.

Dalam surat tersebut disetujui peningakan tipe 14 Polres menjadi Polres Kota (Polresta) dan Polres Kota Besar (Polrestabes) serta pembentukan 32 Polres. Selain itu disebutkan peningkatan tipe polres diharapkan dapat menjadi pendorong bagi peningkatan kinerja serta pelayanan kepada masyarakat.

Untuk itu, setahun setelah penetapan peningkatan tipe tersebut, akan dilakukan evaluasi untuk melihat sejauh mana implikasi peningkatan tipe tersebut terhadap peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan publik dalam rangka mendorong percepatan pelaksanaan reformasi birokrasi di lingkungan Polri.

Pada masing-masing polres yang baru dibentuk, kapolres menduduki jabatan eselon III.a/IIIA2. Sementara untuk kebutuhan personil Polres baru masing-masing satu orang AKBP, empat orang komisaris polisi (kompol), 14 orang ajun komisaris polisi (AKP), 66 orang inspektur polisi dan 379 orang bintara.

Satu-satunya kabupaten baru yang belum disetujui pembentukan polres baru yakni Kabupaten Sumba Tengah yang masih berinduk di Polres Sumba Barat. Selama ini Polres Sumba Barat membawahi tiga kabupaten masing-masing Kabupaten Sumba Barat, Sumba Tengah dan Sumba Barat Daya.

Polres Manggarai membawahi dua kabupaten yakni Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur.

Polres Ngada membawahi dua kabupaten masing-masing Kabupaten Ngada dan Kabupaten Nagakeo. Sementara Polres Kupang membawahi dua kabupaten yakni Kabupaten Kupang dan Kabupaten Sabu Raijua. Sedangkan wilayah perbatasan Polres Belu membawahi Kabupaten Belu dan Kabupaten Malaka.



Sumber: Suara Pembaruan