IPW: Agus Rahardjo Cs Tidak Pantas Lagi Pimpin KPK
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

IPW: Agus Rahardjo Cs Tidak Pantas Lagi Pimpin KPK

Sabtu, 21 September 2019 | 12:02 WIB
Oleh : Gardi Gazarin / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Tiga pimpinan KPK yang sudah mengembalikan mandatnya ke Presiden Jokowi tapi masih tetap duduk dan bertahan di KPK, patut dipertanyakan integritas dan komitmen terhadap pemberantasan korupsi. Mereka sudah menjilat ludahnya sendiri dan tidak punya harga diri lagi.

“Jika tiga pimpinan KPK itu masih ingin bertahan, seharusnya mereka kembali menggelar jumpa pers untuk meminta maaf pada Presiden Jokowi dan masyarakat, lalu mengambil kembali mandatnya,” ujar Ketua Presidiium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane, Sabtu (21/9/2019).

Menurut Neta, tiga pimpinan KPK itu yakni Agus Rahardjo, Saut Situmorang dan M Laode tidak pantas lagi duduk sebagai pimpinan KPK. Ketiganya tidak pantas lagi menerima gaji dan fasilitas dari KPK. “Mereka tidak punya malu, kalau hal itu terjadi di Jepang, orang-orang seperti itu pasti sudah harakiri karena tak kuat menanggung malu,” ujar Neta.

Namun anehnya, dalam jumpa pers Jumat kemarin, Humas KPK memastikan bahwa lima pimpinan antirasuah itu akan menyelesaikan tugasnya hingga akhir masa jabatan, yakni pada 21 Desember 2019.

Artinya ketiga pimpinan KPK yang sudah sesumbar mengembalikan mandatnya itu masih tetap bercokol di KPK, padahal mereka sudah tidak punya mandat. Seharusnya, jika mereka masih tetap mau bercokol di KPK, mandat yang sudah dikembalikan itu, mereka ambil lagi, baru kemudian mereka sah secara hukum bercokol di KPK.

Sikap pimpinan KPK itu menunjukkan bahwa mereka bersikap “semau gue”, bersikap seenaknya, dan seolah olah KPK milik kelompoknya. Sehingga mereka bisa bertindak tanpa berpikir panjang. “Sangat naif, dan sangat kekanak kanakan,” kata Neta.

Mereka seharusnya tidak lagi berhak berada di KPK dan menjalankan tugasnya, sebagaimana diatur dalam UU No 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Mereka juga tidak sah dalam mengambil kebijakan, sehingga jika KPK melakukan OTT dan menetapkan tersangka, tindakan itu tidak sah, ilegal dan bisa dipraperadilankan. Publik harus disadarkan bahwa saat ini KPK dipimpin orang orang ilegal.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dandim: Karhutla Lereng Gunung Slamet Merambat ke Wilayah Banyumas

Candra mengakui dalam penanganan karhutla tersebut difokuskan dengan cara membuat sekat karena kejadiannya di hutan rimba dengan medan yang sangat berat.

NASIONAL | 21 September 2019

Pendidikan Keterampilan, Modal Sukses Bonus Demografi

Indonesia sekarang telah memiliki 14.000 sekolah kejuruan, 500 politeknik dan lembaga kursus yang mampu menampung 2,9 juta peserta didik/tahun.

NASIONAL | 21 September 2019

Soal Radikalisme, Said Aqil: Usir Ideologinya dari Indonesia, Orangnya Masuk NU

Menurut Kiai Said, kini kelompok-kelompok tersebut telah terang-terangan menghina dan memfitnah para ulama, tokoh-tokoh nasional, hingga Presiden RI.

NASIONAL | 21 September 2019

Menkumham Minta Asing Tidak Salah Persepsi soal Pidana Kumpul Kebo

Menkumham menegaskan bahwa pasal kohabitasi tersebut delik aduan yang hanya bisa dilakukan keluarga.

NASIONAL | 21 September 2019

KPK Telusuri Aset Haram Imam Nahrawi

KPK belum mau mengungkap apa saja aset atau transaksi perbankan yang sedang ditelusuri.

NASIONAL | 21 September 2019

PLTA Batang Toru Dituding Membahayakan Kelangsungan Orangutan Tapanuli

Jumlah orangutan Tapanuli saat ini tidak lebih dari 800 ekor. Habitat mereka terganggu PLTA Batang Toru.

NASIONAL | 21 September 2019

Dukun Bisa Kena "Pasal Santet"

Pasal santet tersebut dapat menjerat Ki Gendeng Pamungkas. Hal ini lantaran, Ki Gendeng pernah menawari jasa santet.

NASIONAL | 21 September 2019

Polda Jatim Terbitkan DPO bagi Veronica Koman

Polda Jatim juga akan mengeluarkan red notice yang akan dikirim ke Prancis dan kemudian akan disebar ke-190 negara.

NASIONAL | 21 September 2019

Menkumham: Tidak Setiap Hukum Adat Berlaku di RUU KUHP

Untuk hukum adat yang tidak sesuai dengan Pancasila, UUD, HAM, dan azas universal tidak akan masuk dalam peraturan kompilasi.

NASIONAL | 21 September 2019

Pemprov Jabar Ambil Alih Penanganan Pencemaran Sungai Cileungsi

Ombudsman menemukan ada 57 perusahaan di sekitar Sungai Cileungsi yang tidak memiliki instalasi pengolahaan air limbah (IPAL).

NASIONAL | 21 September 2019


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS