BMKG Pastikan Tidak Ada Titik Panas di Sumut

BMKG Pastikan Tidak Ada Titik Panas di Sumut
Sejumlah kendaraan bermotor melintas di jalan diselimuti asap dari kebakaran hutan dan lahan. ( Foto: ANTARA FOTO / Rony Muharrman )
/ WBP Minggu, 22 September 2019 | 08:40 WIB

Medan, Beritasatu.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan menyatakan merujuk hasil pantauan Sensor MODIS (Satelit Terra dan Aqua), tidak ada titik panas dengan tingkat kepercayaan di atas 50 persen di wilayah Sumatera Utara (Sumut).

"Peta sebaran titik panas di Provinsi Sumatera Utara itu berdasarkan pantauan tanggal 21 September 2019, sekira pukul 07.00 WIB," kata Kepala BMKG Wilayah I Medan Edison Kurniawan di Medan, Sabtu (22/9/2019).

Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M.Pasaribu menginstruksikan seluruh camat sampai kepala desa dan lurah untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Dalam instruksi yang ditembuskan kepada Kapolres Tapanuli Selatan, Dandim 0212/TS, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Syahrul meminta camat dan kepala desa aktif mengimbau atau melarang masyarakat untuk tidak membakar hutan dan lahan.

"Jika terjadi kebakaran hutan dan lahan, segera melakukan pemadaman," kata Syahrul M.Pasaribu.

Syahrul meminta sistem deteksi dini wilayah rawan rawan karhutla diperkuat bersama pemangku kepentingan termasuk Babinsa dan Babinkamtibmas.

"Kemudian lakukan patroli bersama Forkopimcam (forum komunikasi pimpinan kecamatan) dengan melibatkan masyarakat pada daerah rawan terjadinya karhutla," kata Syahrul M.Pasaribu.

Bila ada yang terlibat karhutla baik perorangan dan atau badan hukum, silakan laporkan ke pihak berwajib.



Sumber: ANTARA