Gubernur Sumut Minta Puskesmas Siaga 24 Jam

Gubernur Sumut Minta Puskesmas Siaga 24 Jam
Kabut asap akibat dampak kebakaran hutan dan lahan semakin pekat di Medan dan Deli Serdang, Sumatera Utara, Senin, 23 September 2019. ( Foto: Suara Pembaruan / Arnold Sianturi )
Arnold H Sianturi / FER Senin, 23 September 2019 | 17:32 WIB

Medan, Beritasatu.com - Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menginstruksikan seluruh pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) dan rumah sakit di 33 kabupaten dan kota di Sumut, supaya tetap siaga 24 jam.

"Udara di Sumut sudah tidak lagi sehat akibat kabut asap yang ada. Makanya, saya minta rumah sakit dan puskesmas supaya fokus melayani masyarakat yang terpapar kabut asap," ujar Edy Rahmayadi, Senin (23/9/2019).

Baca Juga: Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Kualanamu

Mantan Pangkostrad ini memastikan, seluruh tenaga medis sudah mempersiapkan penanganan kesehatan masyarakat yang terserang penyakit akibat menghirup kabut asap tersebut.

"Kita sudah minta tenaga medis supaya fokus memberikan pelayanan kesehatan. Pemerintah kabupaten dan kota juga diminta membagikan masker ke masyarakat. Kita tidak ingin ada korban jiwa," kata Edy Rahmayadi.

Baca Juga: Kabut Asap Meluas di Wilayah Sumut

Edy mengharapkan, penanganan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tersebut, dapat diatasi. Masalah ini pun diharapkan menjadi pelajaran berharga, sehingga tidak ada lagi masalah karhutla di masa mendatang.

"Semoga masalah karhutla ini merupakan yang terakhir. Kita tidak akan main-main untuk memberikan sanksi keras kepada pengelola lahan yang membakar lahan. Kita berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk memproses hukum," pungkas Edy Rahmayadi.



Sumber: Suara Pembaruan