Relawan Jokowi Tolak RUU KUHP

Relawan Jokowi Tolak RUU KUHP
Ribuan Mahasiswa dari sejumlah elemen mahasiswa se-Jabodetabek berunjuk rasa menolak UU KPK dan pengesahan RUU KUHP di depan kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 23 September 2019. ( Foto: Suara Pembaruan/Joanito De Saojoao )
Carlos KY Paath / JAS Senin, 30 September 2019 | 08:39 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Komite Penggerak Nawa Cita, melalui Juru bicaranya Dedi Mawardi menegaskan, pihaknya mendukung langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menunda revisi RUU KUHP. Sebab, RUU KUHP tidak masuk akal dan hanya terkesan memaksakan kehendak.

"Komite Penggerak Nawa Cita juga turut mendukung gerakan mahasiswa yang menolak RKUHP," kata Dedi yang juga Sekretaris Jenderal Seknas-Jokowi dalam keterangan seperti diterima Beritasatu.com, Jakarta, Senin (23/9/2019).

Menurut Dedi, gerakan mahasiswa tentu akan berhenti apabila RUU KUHP benar-benar dikaji dari awal, khususnya pasal-pasal kontroversial. "Kalau masih ada gerakan mahasiswa menuntut berarti ada agenda lain dari gerakan itu," ujar Dedi.

Untuk diketahui, aksi mahasiswa di Jakarta dan daerah lainnya pekan lalu berisi penolakan atas RUU KUHP. Beberapa poin RUU KUHP dinilai kontroversial oleh para mahasiswa.



Sumber: Suara Pembaruan