Presiden KSPI Minta Menaker dari Kalangan Buruh

Presiden KSPI Minta Menaker dari Kalangan Buruh
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea bersama Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal memberikan keterangan pers di Hotel Puri Denpasar, Jakarta, Rabu, 25 September 2019. ( Foto: Suara Pembaruan / Erwin Sihombing )
Carlos KY Paath / DAS Senin, 30 September 2019 | 14:33 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Jabatan menteri di Kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin mendatang tampaknya menjadi incaran banyak pihak, tak terkecuali organisasi buruh.

Seusai bertemu Preside Jokowi di Istana Bogor, Senin (30/09/2019) siang, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyatakan terus terang kepada pers bahwa pihaknya berharap Presiden Jokowi mengangkat menteri ketenagakerjaan (menaker) dari unsur serikat buruh. “Sebaiknya menaker dari serikat buruh,” kata Said.

Selain Said, turut serta dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi adalah Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea. Materi pembicaraan antara lain membangun iklim investasi yang baik, soal ketenagakerjaan, revisi UU Ketenagakerjaan, revisi Peraturan Pemerintah (PP) 78/2015 tentang Pengupahan, kenaikan iuran kelas III BPJS Kesehatan.

Menanggapi usulan dari kalangan buruh mengenai menaker dari serikat buruh, Presiden Jokowi mengaku telah menerima banyak masukan dalam penentuan menteri.

“Usulan ini kan banyak sekali. Usulan nama banyak. Usulan dari serikat juga baik. Saya kira semua kita tampung sebagai sebuah usulan yang baik,” ucap Presiden.

 



Sumber: BeritaSatu.com