10.000 Orang Mendaftar untuk Diungsikan ke Jayapura

10.000 Orang Mendaftar untuk Diungsikan ke Jayapura
Warga antre menaiki pesawat milik TNI di Bandara Wamena, Jayawijaya, Papua, Sabtu (28/9/2019). Warga Wamena terus memadati bandara untuk meninggalkan Wamena pascakerusuhan pada Senin (23/9/2019). ( Foto: ANTARA FOTO / Iwan Adisaputra )
Ahmad Salman / AIS Senin, 30 September 2019 | 15:57 WIB

Wamena, Beritasatu.com - Jumlah pengungsi yang minta dievakuasi dari Wamena ke Jayapura melonjak drastis. Komandan Lanud Silas Papare Jayapura Marsekal Pertama Tri Bowo Budi Santoso menyatakan, belum lama ini, jumlah pengungsi yang mendaftar mencapai 10.000 orang.

Sementara jumlah pengungsi yang telah dievakuasi dari Wamena ke Jayapura hingga Senin (30/9/2019) sore berjumlah 2.670 orang.

Berdasarkan data Polda Papua, jumlah pengungsi akibat kerusuhan mencapai delapan ribuan orang. Sebagian besar pengungsi kini ditampung di Markas Kodim dan Polres Jayawijaya.

Namun jumlah ini diperkirakan dapat bertambah. Sebab masih bermunculan arus pengungsian baru dari sejumlah kabupaten di sekitar Jayawijaya.

Saat ini sudah ada dua unit pesawat Hercules dan satu unit pesawat CN-235 milik Polri yang akan digunakan untuk mengevakuasi warga dari Wamena ke Jayapura.

Untuk mengevakuasi seluruh pengungsi, diperkirakan memerlukan waktu beberapa hari. Ini mengingat terbatasnya armada yang dimiliki.



Sumber: BeritaSatu TV