Ganjar Larang Pelajar Ikut Demo

Ganjar Larang Pelajar Ikut Demo
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo ( Foto: SP/Stefy Thenu )
Stefi Thenu / YUD Senin, 30 September 2019 | 15:59 WIB

Semarang, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melarang para pelajar untuk mengikuti demonstrasi. Hal itu menyusul kericuhan demo di Magelang yang melibatkan sejumlah pelajar.

"Demonstrasi yang melibatkan pelajar terjadi di sejumlah tempat. Ayo KPAI turun tangan dong, bareng-bareng sama saya," kata Ganjar, usai menghadiri 12th Cooperation Forum di Hotel Po Kota Semarang, Senin (30/9/2019).

Ganjar meminta agar Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) segera turun tangan untuk mencegah peristiwa serupa.

Pihaknya sudah berbicara dengan seluruh Kepala Sekolah SMA/SMK/SLB se Jateng untuk mengawasi murid-mudirnya. Seluruh kepala sekolah diminta melarang siswanya ikut berdemonstrasi.

"Saya minta Kepsek untuk sekaligus ngandani (memberitahu) orang tua siswa, agar semua ikut mengawasi dan mengendalikan," imbuhnya.

Para pelajar lanjut tidak usah ikut turun ke jalan untuk melakukan aksi demonstrasi. Mereka diminta fokus belajar di sekolah.

"Kemarin kan banyak yang tidak tahu itu demo apa, kasihan mereka sebenarnya. Saya minta pelajar ndak usah turun, belajar saja di sekolah. Yang demo biar mahasiswa saja, mereka sudah cukup umur dan punya suara. Kalau pelajar kan masih anak-anak, jangan. Belajar saja, apalagi kemarin habis UTS (ujian tengah semester) kan?" tambahnya.

Terkait aksi demonstrasi yang ricuh di Magelang, Ganjar menyesalkan hal itu. Dirinya mengecam keras pihak-pihak yang menyebarkan undangan kepada para pelajar untuk ikut aksi demonstrasi.

"Di Magelang itu kan mereka diundang untuk turun ke jalan, setelah ikut aksi kemudian terjadi tawuran. Yang jahat itu yang mengundang jahat itu yang mengundang. Saya samapaikan dengan keras ini," tegasnya.

Ganjar menduga, ada skenario yang memang diciptakan untuk terjadinya kericuhan.

"Jangan jahat-jahatlah sama anak bangsa," tambahnya.

Sekadar diketahui, aksi demonstrasi yang melibatkan pelajar terjadi di sejumlah tempat. Selain di Jakarta, aksi demo dengan peserta pelajar juga terjadi di Magelang, Jawa Tengah pada Kamis (26/9/2019) lalu.



Sumber: Suara Pembaruan