Kantongi 13 Gelar Akademik, Yenita Raih Rekor Muri
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kantongi 13 Gelar Akademik, Yenita Raih Rekor Muri

Jumat, 4 Oktober 2019 | 09:53 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com – Museum Rekor-Dunia Indonesia (Muri) memberikan penghargaan atas rekor “Perempuan dengan Gelar Magister Terbanyak” kepada dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tarumanagara (Untar), Yenita.

Wanita yang baru berusia 39 tahun ini telah mempunyai 13 gelar akademik. Saat ini Yenita telah memiliki 1 gelar sarjana, 10 gelar master, dan 2 gelar doktor dengan perdikat cum laude untuk beberapa bidang ilmu. Jika ditulis lengkap, nama dan gelar yang disandangnya yaitu Dr, Dr, Yenita SE, MM, MBA, MSi, MT, MH, MPd, MAk ME, MIkom, dan MMSI.

“Semua gelar ini saya dapatkan dari beberapa kampus. Saya melanjutkan pendidikan S2 dalam waktu bersamaan,”ujar Yenita seusai menerima penghargaan Rekor Muri yang diberikan oleh Wakil Direktur Muri Osmar Semesta Susilo dalam acara Dies Natalis ke-60 Untar, Kamis (3/10/2019).

Yenita menuturkan, 13 gelar yang diraih tersebut tidak mudah. Wanita yang hobinya belajar ini meyakini kuliah bukanlah suatu beban melainkan kunci untuk meningkatkan kualitas hidup. Maka ia bertekad memanfaatkan waktu luangnya di tengah kesibukannya sebagai dosen untuk melanjutkan pendidikan di berbagai kampus.

Ditanya bagaimana membagi waktu antara mengajar dan kuliah, Yenita menuturkan, tidak setiap tahun dihabiskan waktu untuk kuliah. Ada beberapa tahun kosong. Namun pada tahun tertentu yang telah ditargetkan untuk kuliah, maka dia menjalankan sistem perkuliahan tidak biasa. Dia memilih kuliah untuk beberapa bidang ilmu secara bersamaan pada hari kerja dan akhir pekan.

“Saya ini kan ngajar ya, jadi pada waktu itu, saat mengajar, saya juga kuliah, atau kuliah pararel. Hari biasa saya kuliah S2 paralel, weekend kuliah S2 yang lain biar cepat. Rata-rata saya menjalaninya dalam waktu bersamaan,”ujarnya.

Yenita mengatakan, gelar pertama diperolehnya yaitu sarjana ekonomi (SE) dari Untar pada tahun 2002. Lalu dia melanjutkan petulangan mengumpulkan gelar kurang lebih 20 tahun di lima perguruan tinggi yakni, Untar, Unversitas Trisakti (Usakti), Universitas Pelita Harapan (UPH), Universitas Marcu Buana, Universitas Bina Nusantara (Binus), dan University of Western Australia.

Yenita menuturkan, bidang ilmu yang dipilih memang tidak linear satu sama lain, akan tetapi hal tersebut sangat berguna dan saling berkesinambungan dalam praktik yang dijalankan sebagai dosen. "Ada beragam bidang ilmu karena aku senang belajar banyak hal dan ilmu pengetahuan itu penting. Ke depan kita bisa memperluas wawasan, dan masing-masing ilmu ada benang merahnya satu sama lain. Jadi menurut saya belajar itu tidak sulit asal kita niat dan menikmatinya,” tutur Yenita.

Bidang ilmu yang ditekunianya adalah ekonomi, hukum bisnis, manajemen, administrasi bisnis, teknik industri, hukum, pendidikan, akuntansi, komunikasi, sains hingga sistem informasi. Ditambahkan dari semua bidang ilmu yang dipelajari ini, dia paling senang belajar ekonomi sehingga memilih S3 untuk bidang ekonomi dan bidang hukum bisnis, karena meyakini dua bidang ilmu ini adalah pusat segala ilmu pendidikan.

Pada kesempatan sama Yunita menyampaikan ucapan terima kasih kepada kedua orang tuanya telah mendukung untuk dapat meraih sejumlah gelar. “Orang tuanya kadang bingung, anaknya gak kelar-kelar kuliah, setiap semester wisuda,” ujarnya tertawa sambil menambahkan belum ada rencana melanjutkan pendidikan lagi untuk meraih gelar profesor.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

UGM Luncurkan Program Beasiswa Dato' Low Tuck Kwong – Purnomo Yusgiantoro Center

UGM Yogyakarta meluncurkan program beasiswa Dato’ Low Tuck Kwong – Purnomo Yusgiantoro (PYC), pada Sabtu (18/9/2021).

NASIONAL | 18 September 2021

BNPB: Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Talaud, Tak Ada Korban Jiwa

Menurut BNPB, angin kencang merusak sejumlah rumah warga di Kabupaten Kepulauan Talaud namun tak ada korban jiwa dan luka-luka dalam peristiwa ini.

NASIONAL | 18 September 2021

Thendri Supriatno: ISDA Upaya Mengedukasi Korporasi Terapkan SDG's

ISDA adalah salah satu upaya mengedukasi korporasi agar ada keseimbangan dalam pembangunan ekonomi, sosial serta kesadaran akan lingkungan.

NASIONAL | 18 September 2021

Intimidasi Kapal Perang Tiongkok, Pakar: Nelayan Indonesia Perlu Ekspolitasi ZEE Natuna

nelayan Indonesia di Natuna menyampaikan kapal perang dan penjaga pantai Tiongkok lalu lalang dan mengintimidasi mereka saat menangkap ikan.

NASIONAL | 18 September 2021

Kasus Covid-19 di Papua Masih Tinggi, Puan Minta Penyelenggara PON Waspada

Puan meminta pemerintah melakukan antisipasi dan sejumlah langkah strategis agar PON 2020 Papua dapat berjalan dengan baik.

NASIONAL | 18 September 2021

Keberatan Wacana PPN Pendidikan, SPK Indonesia Surati Nadiem dan Sri Mulyani

SPK Indonesia menyurati Mendikbudristek Nadiem Makarim dan Menkeu Sri Mulyani terkait wacana dikenakannya PPN pada sekolah internasional.

NASIONAL | 18 September 2021

Jokowi Hadiri Pertemuan MEF 2021 Secara Virtual

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi satu dari 10 kepala negara atau kepala pemerintahan yang mengikuti Major of Economies on Energy and Climate 2021.

NASIONAL | 18 September 2021

Jenazah Nakes Gabriella yang Tewas di Tangan KKB Diterbangkan ke Jayapura

Jenazah nakes Puskesmas Kiwirok, Gabriella Maelani (22) akan diterbangkan ke Jayapura pada Sabtu (18/9/2021) bergantung cuaca dan keamanan.

NASIONAL | 18 September 2021

Di Antara Tembakan KKB, Jenazah Nakes Gabriella Berhasil Dievakuasi dari Jurang 300 Meter

Jenazah nakes Gabriela Meilani (22) berhasil dievakuasi Jumat (17/9/2021) oleh anggota TNI-Polri, di antara tembakan KKB.

NASIONAL | 18 September 2021

Maman: Beragama dan Bernegara dalam Satu Napas NKRI untuk Lawan Ideologi Transnasional

Untuk membendung ideologi transnasional, bangsa Indonesia harus terus memperkuat komitmen beragama dan bernegara dalam satu napas, yaitu NKRI.

NASIONAL | 17 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Sonny Tulung


# Vaksinasi Covid-19


# Ideologi Transnasional


# Lucinta Luna



TERKINI
PSI: Berkinerja Buruk, Tunjangan DPR Seharusnya Dipotong

PSI: Berkinerja Buruk, Tunjangan DPR Seharusnya Dipotong

POLITIK | 2 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings