Karhutla Ancam Hilangnya Tumbuhan dan Satwa Endemik
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Karhutla Ancam Hilangnya Tumbuhan dan Satwa Endemik

Jumat, 4 Oktober 2019 | 10:11 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Sumatera dan Kalimantan membawa dampak serius pada ekosistem dan keanekaragaman hayati.

"Tercatat 90 persen jumlah pohon per hektare atau mencapai 240 pohon mati akibat kebakaran hutan di Kalimantan pada tahun 1998, tetapi jumlah tersebut tentu saja bergantung kepada tingkat kebakarannya," kata Peneliti bidang ekologi lingkungan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Joeni Setijo Rahajoe di Jakarta, Jumat (4/10).

Dalam paparan tertulisnya, Joeni menambahkan, mengacu kejadian kebakaran hutan di tahun 1998 dan 2015, kebakaran hutan yang terjadi di tahun ini berpotensi menyebabkan 95 persen jenis tumbuhan terbakar dan mengalami kekeringan.

Lokasi yang terbakar menyebabkan terbukanya kondisi lahan sehingga menyebabkan lahan langsung terpapar matahari dan menurunkan fungsinya sebagai penyedia unsur hara bagi tumbuhan di atasnya untuk regenerasi hutan.

"Tingkat kebakaran yang besar juga berdampak hilangnya sumber sumber biji yang diharapkan akan tumbuh kembali di musim hujan dan menjadi sumber pengkayaan keanekaragaman hayati di wilayah tersebut," papar Joeni Setijo Rahajoe.

Setelah dua sampai tiga tahun, jenis paku-pakuan serta tumbuhan pionir lainnya mulai muncul di beberapa titik lokasi kebakaran hutan. Tumbuhan tersebut seperti tumih (Combretocarpus rotundatus), gerunggang (Cratoxylum arborescens (Vahl.), dan lainnya. Jenis tersebut merupakan jenis yang asli rawa gambut tergenang sampai cenderung kering dan berpasir kuarsa.

"Tunggul pohon yang terbakar belum memperlihatkan terubusnya, yang kemungkinan disebabkan tingginya tingkat kebakaran hutan," imbuh Joeni Setijo Rahajoe.

Dari catatan LIPI ada 9.956 jenis tumbuhan di Kalimantan dan jumlah endemik atau khas daerah itu mencapai 3.936 dan 8.931 jenis tumbuhan di Sumatera, dengan jumlah tumbuhan endemik 1.891.

Nilai total jenis tumbuhan di kedua pulau tersebut berkisar 43 sampai 53 persen dari total jenis tumbuhan yang tercatat di Indonesia. Sedangkan jumlah total fauna yang tercatat di Kalimantan sebesar 7.683 spesies dan di Sumatera sebanyak 4.546 spesies.

Tipe ekosistem wilayah Sumatera dan Kalimantan merentang dari ekosistem laut, air tawar, pantai, dan daratan. Daratan Kalimantan dan Sumatera sendiri terdiri dari berbagai jenis hutan seperti hutan gambut, kerangas, karst, endapan, rawa dan lainnya yang masing-masing mempunyai ciri khas.

Hutan yang umum dijumpai di Sumatera dan Kalimantan adalah hutan dataran rendah Dipterokarpa yang tumbuhan penyusunannya adalah jenis tumbuhan dari famili Dipterocarpacea seperti keruing (Dipterocarpus spp.), meranti (Shorea spp.), dan kamper (Dryobalanops spp.). Tipe hutan ini ditemukan hingga Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua.

Saat ini tercatat sedikitnya 371 jenis Dipterocarpacea dengan konsentrasi persebaran tertinggi ada di Kalimantan. Joeni menyebut, sebanyak 50 persen atau 199 jenis Dipterocarpacea ditemukan di Kalimantan dan 103 jenis tersebar Sumatera. Marga tumbuhannya meliputi Anisoptera, Balanocarpus, Cotylelobium, Dipterocarpus, Dryobalanops, Hopea, Parashorea, Shorea, Upuna dan Vatica



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Presiden Jokowi Buka Persidangan Sinode XXI GPIB

Persidangan digelar secara daring dari titik pusat di Surabaya, Jawa Timur dan di titik-titik jemaat di 26 provinsi.

NASIONAL | 26 Oktober 2021

Koco Schools Bantu Tingkatkan Kualitas Pendidikan Mulai dari Guru

Koco Schools lewat inisiatif #NoChildLeftBehind bertujuan membangun dunia pendidikan Indonesia bersama-sama dengan berbagai pihak.

NASIONAL | 26 Oktober 2021

IWP dan Siklus Luncurkan Solusi Isi Ulang di Labuan Bajo

Kedutaan Besar Denmark di Indonesia mendukung pilot project solusi teknologi isi ulang untuk menyelesaikan masalah ekonomi dan lingkungan di Indonesia.

NASIONAL | 26 Oktober 2021

Jokowi Minta Libur Natal dan Tahun Baru Tak Berpotensi Tingkatkan Kasus Covid-19

Jokowi minta seluruh kepala daerah dapat mengelola dan mengatur libur Natal dan Tahun Baru yang dapat berpotensi menimbulkan peningkatan kerumunan.

NASIONAL | 26 Oktober 2021

Arzeti Bilbina Resmikan BLK Komunitas di Ponpes Bahrul Hidayah Sidoarjo

Memperingati Hari Santri, anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PKB, Arzeti Bilbina meresmikan gedung BLK Komunitas di Ponpes Bahrul Hidayah, Sidoarjo.

NASIONAL | 26 Oktober 2021

SBY Akan Hadiri Pemakaman Sudi Silalahi di TMP Kalibata Siang Ini

Almarhum Sudi Silalahi yang merupakan Mensesneg era Presiden SBY meninggal dunia di RSPAD pada Senin (25/10/2021) malam.

NASIONAL | 26 Oktober 2021

Temukan Kembali Kekayaan Sandang, Pangan, dan Papan Melalui PKN 2021

Kemendikbudristek melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan akan kembali menyelenggarakan Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) pada 19 – 26 November 2021.

NASIONAL | 26 Oktober 2021

Rachel Vennya Hadiri Pemeriksaan Lebih Awal

Rachel Vennya telah selesai diperiksa terkait terkait data mobil Toyota Vellfire B 139 RFS miliknya yang tidak sesuai dengan database Polda Metro Jaya.

NASIONAL | 26 Oktober 2021

Suhajar Diantoro Ditunjuk Jadi Plt Sekjen Kemendagri

Suhajar Diantoro adalah staf ahli menteri bidang pemerintahan dan memiliki rekam jejak menjabat berbagai posisi strategis di Kemendagri.

NASIONAL | 26 Oktober 2021

Aplikasi Sitarung Jadikan Pembangunan di Sumsel Berkesinambungan

Kehadiran Sitarung ini untuk meningkatkan kualitas dan percepatan pembangunan wilayah pedalaman dan perbatasan di Sumatera Selatan.

NASIONAL | 26 Oktober 2021


TAG POPULER

# Fahri Hamzah


# LRT Tabrakan


# Tabrakan Bus Transjakarta


# Tes PCR


# Taliban



TERKINI
Presiden Jokowi Buka Persidangan Sinode XXI GPIB

Presiden Jokowi Buka Persidangan Sinode XXI GPIB

NASIONAL | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings