Anggota Polisi Ditemukan Tewas Bersama Istri dengan Luka Tembak

Anggota Polisi Ditemukan Tewas Bersama Istri dengan Luka Tembak
Ilustrasi garis polisi. ( Foto: Antara )
Arnold H Sianturi / YUD Minggu, 6 Oktober 2019 | 11:38 WIB

Serdang Bedagai, Beritasatu.com - Seorang polisi anggota Reserse Narkoba Polres Serdang Bedagai (Sergai) ditemukan tewas bersama istrinya di dalam rumahnya. Aiptu Pariadi dan istrinya Fitri ditemukan tewas di kediaman mereka di Dusun VI, Desa Lidah Tanah, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara (Sumut), Minggu (6/10/2019) dini hari.

Pariadi ditemukan tewas di depan pintu kamar tidur dengan luka bekas tembak di kepala. Sementara istrinya, ditemukan tewas di ruangan keluarga dengan luka bekas tembakan sebanyak 2 kali di kepala.

Udin (50), salah seorang tetangga korban menyampaikan, peristiwa ini menggegerkan itu setelah masyarakat mendengar suara letusan senjata sebanyak tiga kali. Sumber letusan diketahui dari rumah polisi itu. Masyarakat mendatangi rumah itu setelah anak Pariadi memanggil-manggil kakeknya.

"Saat kejadian, ada empat orang yang berada dalam rumah itu. Selain Pariadi dan istrinya, dua orang anaknya juga sedang tidur di dalam kamar. Sedangkan anaknya yang paling besar belum pulang ke rumah saat kejadian. Kita melihat Pariadi dan istrinya sudah tergeletak berlumuran darah," katanya.

Menurutnya, jarak jenazah Pariadi dan istrinya saat ditemukan itu hanya sekitar 3 meter. Masyarakat menduga bahwa Pariadi terlebih dahulu menembak kepala istrinya, dan kemudian menembak kepala sendiri. Namun, masyarakat mengaku tidak pernah melihat ada masalah dengan keluarga Pariadi.

"Selama ini, keluarga itu terlihat harmonis. Tidak ada konflik dalam rumah tangga. Bahkan, pasangan suami - istri itu dikenal baik di lingkungan sini. Makanya kami terkejut, tiba-tiba mendengar letusan senjata, dan melihat Pariadi bersama istrinya sudah tidak bernyawa," sebutnya.

Tidak lama setelah kejadian itu, polisi yang mendapatkan laporan dari masyarakat langsung turun ke lokasi kejadian. Polisi melakukan garis polisi untuk olah tempat kejadian perkara (TKP). Keluarga korban pun dimintai keterangan.



Sumber: Suara Pembaruan