Polisi Tembak Mati Istri Dipicu Konflik Rumah Tangga

Polisi Tembak Mati Istri Dipicu Konflik Rumah Tangga
Ilustrastasi bunuh diri ( Foto: Istimewa )
Arnold H Sianturi / FMB Minggu, 6 Oktober 2019 | 15:37 WIB

Serdang Bedagai, Beritasatu.com - Kasus Aiptu Pariadi menembak istrinya, Fitri, kemudian bunuh diri dengan menembak kepalanya sendiri, di Desa Lidah Tanah, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, diduga dipicu masalah rumah tangga.

"Mereka terlibat pertengkaran dan sudah beberapa hari tidak ada percakapan. Fitri ditembak Pariadi saat sedang menonton televisi," ujar Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Serdang Bedagai, AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu, Minggu (6/10/2019).

Anggota Polisi Ditemukan Tewas Bersama Istri dengan Luka Tembak

Kapolres mengatakan, Fitri ditembak suaminya sebanyak dua kali. Setelah melakukan penembakan, oknum anggota Reserse Narkoba Polres Serdang Bedagai itu pun menembak kepalanya sendiri. 

"Hasil penyelidikan, Pariadi menembak kepala sendiri setelah menembak mati istri. Ini dikuatkan keterangan dari sejumlah saksi yang sudah dimintai keterangan, termasuk anak pasangan suami-istri tersebut," katanya.

Seperti diketahui, seorang polisi anggota Reserse Narkoba Polres Serdang Bedagai (Sergai) ditemukan tewas bersama istrinya di dalam rumahnya di Dusun VI, Desa Lidah Tanah, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara (Sumut), Minggu (6/10/2019) dini hari.

Polisi yang tewas itu diketahui bernama Aiptu Pariadi dan istrinya Fitri. Pariadi ditemukan tewas di depan pintu kamar tidur dengan luka bekas tembak di kepala. Sementara istrinya, ditemukan tewas di ruangan menonton televisi dengan luka bekas tembakan sebanyak dua kali di kepala.

Habis Tembak Istri, Aiptu Pariadi Diduga Bunuh Diri



Sumber: Suara Pembaruan