Angkasa Pura II Kembangkan Bandara Minangkabau

Angkasa Pura II Kembangkan Bandara Minangkabau
Bandara Minangkabau Padang ( Foto: Wikipedia )
Thresa Sandra Desfika / JAS Minggu, 6 Oktober 2019 | 16:19 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – PT Angkasa Pura (AP) II mengembangkan terminal Bandara Internasional Minangkabau, Padang dengan target kapasitas mencapai 5,17 juta penumpang per tahun atau naik 125 persen dibandingkan kondisi saat ini yang berkapasitas 2,3 juta penumpang per tahun.

Executive General Manager Bandara Internasional Minangkabau Yos Suwagiyono mengatakan, salah satu alasan dilakukan peningkatan kapasitas terminal adalah karena pertumbuhan penumpang pesawat yang cukup signifikan di Padang. Pada tahun lalu, jumlah penumpang pesawat di Padang sudah mencapai 4,13 juta penumpang padahal kapasitas terminal di bandara jauh di bawah itu.

“Selain itu, pengembangan terminal juga dilakukan sebagai upaya kami menggarap potensi pasar penerbangan yang terus tumbuh. Saat ini progres pengembangan sudah mencapai 60 persen," ungkap Yos Suwagiyono dalam keterangannya, Minggu (6/10/2019).

Dia menambahkan, Padang adalah salah satu destinasi wisata utama di Indonesia dan AP II berkomitmen untuk turut mendukung pengembangannya dengan meningkatkan konektivitas transportasi udara di Padang.

Yos Suwagiyono mengatakan, pengembangan terminal berjalan lancar dan ditargetkan pada awal tahun depan sudah mulai dioperasikan. "Kami juga akan melakukan perancangan ulang tata letak atau relayout sehingga area tambahan yang ada bisa optimal digunakan untuk mendukung peningkatan pelayanan di terminal penerbangan internasional mau pun domestik,” paparnya.

Adapun saat ini luas terminal saat ini adalah 400,46 hektare dan nantinya setelah pengembangan menjadi 438,84 hektare. Seiring dengan pengembangan terminal penumpang pesawat, AP II juga memiliki rencana memperluas gudang kargo lebih dari dua kali lipat atau dari saat ini 1.583 meter persegi menjadi 3.677 meter persegi. Tidak hanya itu, area parkir kendaraan bermotor juga diperluas dari 27.840 meter persegi menjadi 49.115 meter persegi.

“Seluruh fasilitas pendukung operasional bandara diperluas, mulai dari terminal penumpang, gudang kargo, sampai area parkir. Ini dilakukan demi pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat Padang dan Sumatera Barat secara keseluruhan,” ujar Yos Suwagiyono.

Bandara Internasional Minangkabau merupakan bandara keenam tersibuk yang dikelola AP II, setelah Soekarno-Hatta (Tangerang), Kualanamu (Deli Serdang), Halim Perdanakusuma (Jakarta), Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), dan Supadio (Pontianak).

Maskapai yang melayani penerbangan dari dan ke Padang antara lain Garuda Indonesia, Aviastar, Sriwijaya Air, Citilink, Lion Airlines, Batik Air, dan Wings Airlines. Sementara itu, rute internasional dilayani oleh AirAsia Group dari dan ke Kuala Lumpur.



Sumber: BeritaSatu.com