Bank Sindikasi Tuntas Serahkan Seluruhnya ke BPPN
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Penyelesaian Piutang GWP

Bank Sindikasi Tuntas Serahkan Seluruhnya ke BPPN

Senin, 7 Oktober 2019 | 19:44 WIB
Oleh : Yuliantino Situmorang / YS

Jakarta, Beritasatu.com - Seluruh eks bank sindikasi telah menyerahkan pengurusan penyelesaian utang debitur PT Geria Wijaya Prestige (GWP) ke Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) melalui Kesepakatan Bersama pada 8 November 2002.

Selain empat eks bank sindikasi, yaitu Bank Multicor, Bank Arta Niaga Kencana, Bank Finconesia, dan Bank Indovest, turut menandatangani Kesepakatan Bersama itu adalah BPPN. Lembaga ini bertindak atas nama Bank PDFCI, Bank Dharmala, dan Bank Rama, serta Bank Danamon Indonesia, yang secara tegas menyatakan dirinya selaku pengambil alih Bank PDFCI yang bertindak selaku agen fasilitas dan jaminan.

Dalam Pasal 1 Kesepakatan Bersama itu diatur secara tegas, bank-bank memberi wewenang kepada BPPN mengurus penyelesaian utang debitur (PT GWP) yang timbul dari perjanjian kredit berdasarkan ketentuan yang diatur dalam PP 17 Tahun 1999 Tentang BPPN.

“Dan kewenangan yang diberikan Bank Multicor dan bank-bank lain kepada BPPN berdasarkan Kesepakatan Bersama 8 November 2000 itu tidak pernah ditarik atau dicabut,” kata Berman Sitompul, kuasa hukum Fireworks Ventures Limited, dalam keterangan persnya, Senin (7/10/2019).

Perlu diketahui, dalam menjalankan kewenangan yang dimilikinya berdasarkan PP 17/1999 dan kewenangan yang diperolehnya dari bank sindikasi dan Danamon selaku agen berdasarkan Kesepakatan Bersama 8 November 2000 tersebut, BPPN telah mengirimkan Surat Peringatan kepada PT GWP selaku debitur. BPPN meminta bantuan pengamanan kepada Polda Bali yang dalam surat tersebut secara jelas disebutkan utang kepada seluruh bank sindikasi dengan perincian masing-masing.

Setelah itu dilakukan penyitaan terhadap aset jaminan milik GWP, dan untuk seterusnya BBPN telah melakukan penjualan atas piutang tersebut melalui Program Penjualan Aset-aset Kredit (PPAK) VI 2004.

Dikatakan, seluruh perbuatan hukum yang dilakukan BPPN adalah berkesinambungan dan sesuai prosedur yang diatur PP 17 Tahun 1999.

“Artinya adalah apabila yang ditagihkan sejak awal adalah untuk kewajiban PT GWP seluruhnya, maka yang dijual adalah seluruhnya dari piutang tersebut, meskipun pada akhirnya terjual di bawah nilai buku sesuai ketentuan yang diatur dalam Pasal 26 ayat 1 dan 2 PP 17 Tahun 1999,” ujar dia.

Di sisi lain, papar Berman, tidak pernah dibuat perubahan atau addendum terhadap isi Kesepakatan Bersama tersebut sampai dengan BBPN melaksanakan penjualan atas seluruh piutang PT GWP melalui PPAK VI pada 2004, dan tidak pula menyebutkan bahwa hanya hak tiga atau sebagian dari ketujuh bank sindikasi yang akan ditagihkan dan dijual oleh BPPN.

Dengan demikian, tegas Berman, Bank China Construction Bank Indonesia (CCB) yang dulu bernama Bank Multicor tidak mempunyai hak atas piutang GWP lagi. Sebab, seluruh bank sindikasi telah menyerahkan kewenangan penyelesaian pengurusan utang GWP ke BPPN.

“Intinya adalah bahwa BPPN telah menjual piutang sindikasi atau aset kredit atas nama PT GWP tersebut melalui PPAK 6 tahun 2004 yang dimenangkan PT Millenium Atlantic Securities,” katanya.

Pada 2005, PT Millenium menjual dan mengalihkan hak tagih atas piutang PT GWP tersebut kepada Fireworks Ventures Limited.

Namun, meski telah memegang seluruh dokumen kredit PT GWP, Fireworks belum memegang dokumen asli sertifikat PT GWP berupa tiga SHGB No. 204, 205, 207 serta dua SHT No. 286/1996 dan 962/1996 yang diterbitkan di atasnya dan menjadi jaminan yang diserahkan PT GWP sehubungan fasilitas kredit yang diperolehnya pada 1995.

Karena itu, Edy Nusantara selaku kuasa Fireworks, membuat Laporan Polisi Nomor: LP/948/IX/2016/ Bareskrim, tanggal 21 September 2016 dengan terlapor Tohir Sutanto (mantan Direktur Bank Multicor) dan Priska Megasari Cahya (eksekutif Bank Danamon) terkait dengan dugaan penggelapan sertifikat PT GWP tersebut. Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim.

Pada 15 Maret 2018, penyidik Bareskrim menggeledah kantor pusat Bank CCB di Gedung Equity Tower, SCBD, Jakarta, dan mendapatkan konfirmasi bahwa rangkaian dokumen asli sertifikat PT GWP berada dan dikuasai bank tersebut.

Namun, manajemen CCB menolak menyerahkan dokumen sertifikat itu karena penyidik tidak mengantongi izin dari PN Jakarta Selatan

Saat ini penyidik Bareskrim sesungguhnya tinggal melakukan penyitaan PT GWP yang dikuasai Bank CCB, karena telah mendapatkan izin penyitaan dari PN Jakarta Selatan dalam Surat Penetapan Nomor 16/Pen Sit 2018/PN Jkt Sel pada 29 Maret 2018.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: PR/Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

KPK Minta MA Tolak PK Komisaris PT Pupuk Iskandar Muda

Komisi Pemberantasan Korupsi meminta majelis hakim Mahkamah Agung menolak Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan Komisaris PT Pupuk Iskandar Muda, Emir Moeis.

NASIONAL | 28 September 2021

Ekonomi Sirkular Jadi Strategi Pembangunan Rendah Karbon

Ekonomi sirkular yakni model ekonomi yang bertujuan untuk menghasilkan pertumbuhan ekonomi dengan mempertahankan nilai barang & sumber daya selama mungkin.

NASIONAL | 28 September 2021

Wapres: Hak untuk Tahu Adalah Hak Asasi

Wapres Maruf Amin menyatakan hak untuk tahu adalah hak asasi manusia yang dilindungi konstitusi.

NASIONAL | 28 September 2021

Hamish Daud Jadi "Pemulung Modern"

Menurut Co-Founder Octopus, Hamish Daud, aplikasi ini dibentuk untuk membantu mengatasi masalah sampah kemasan bekas pakai untuk didaur ulang.

NASIONAL | 28 September 2021

Wapres Tekankan Pentingnya Ketepatan Informasi di Masa Pandemi

Melalui pelaksanaan keterbukaan informasi publik, pemerintahan desa diharapkan Wapres dapat berjalan secara demokratis, transparan, adil, efektif, dan efisien.

NASIONAL | 28 September 2021

Kepada BEM SI, La Nyalla Urai Konsep Ekonomi Pendiri Bangsa

Ketua DPD RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti mengatakan, ekonomi Indonesia layaknya kapal yang memiliki tiga palka yakni koperasi, BUMN, dan swasta.

NASIONAL | 28 September 2021

Kemensos Integrasikan Data PBI Jaminan Kesehatan dengan DTKS

Kemensos memberikan perhatian khusus pada akurasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), yang menjadi basis data program bantuan sosial pemerintah.

NASIONAL | 28 September 2021

Ketua DPD RI: Oligarki Penyebab Ketidakadilan Sosial

Dijelaskan La Nyalla, oligarki dibangun atas dasar kekuatan modal kapital yang tidak terbatas, sehingga mampu menguasai dan mendominasi simpul-simpul kekuasaan.

NASIONAL | 28 September 2021

Bersama Almamater, Alumni IPB Dorong Keberhasilan Pertanian, Peternakan dan Perikanan di NTT

Potensi alumni IPB dari berbagai profesi sangat bisa dioptimalkan untuk kesuksesan program pemerintah dari tingkat nasional hingga daerah seperti NTT.

NASIONAL | 28 September 2021

Waspadai 23 Wilayah Ini Akan Alami Cuaca Ekstrem

Cuaca ekstrem dengan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat atau badai petir, guntur dan peningkatan angin kencang patut diwaspadai.

NASIONAL | 28 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Jalur Puncak 2


# PSI


# Pengganti Mangkunegara IX


# SBY



TERKINI
Ikuti Bursa Asia, Bursa Eropa Dibuka Melemah

Ikuti Bursa Asia, Bursa Eropa Dibuka Melemah

EKONOMI | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings