38 Orang Warga Medan Mengungsi dari Wamena Disambut Pemprov Sumut

38 Orang Warga Medan Mengungsi dari Wamena Disambut Pemprov Sumut
Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, memberikan keterangan kepada wartawan usai melaksanakan salat di Masjid Agung Medan, Kamis (22/8/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Arnold Sianturi )
Arnold H Sianturi / JEM Selasa, 8 Oktober 2019 | 15:36 WIB

Medan, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) akan menyambut kedatangan 38 orang warga asal Sumut yang eksodus dari Wamena, Papua. Sebelumnya, mereka eksodus dari Papua dengan transit dari Surabaya dan akan tiba di Medan, Rabu (9/10/2019).

"Dari Surabaya tujuan Medan, kita angkut menggunakan bus. Jadi mereka pulang dengan perjalanan darat. Saya yang akan langsung menyambut kedatangan mereka di kantor gubernur," ujar Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, Selasa (8/1/2019).

Edy mengatakan, pemulangan warga asal Sumut yang eksodus dari Wamena tersebut menggunakan angkutan darat karena faktor keterbatasan anggaran. Pemerintah provinsi melakukan ini juga untuk menghindari anggapan negatif di tengah masyarakat, menyangkut bantuan itu.

"Setelah selesai menerima kedatangan mereka, kita berharap pemerintah kabupaten maupun kota supaya bersedia menampung masyarakat asal Sumut yang mengungsi akibat persoalan di Papua. Jika pemerintah daerah tidak berkenan maka kita yang akan memberikan fasilitas," katanya.

Menurutnya, pemerintah provinsi juga masih mengupayakan proses pemulangan pengungsi asal Wamena yang ingin kembali ke kampung halaman di Sumut. Selain menggunakan angkutan darat dari Jakarta dan Surabaya, pemerintah juga mengupayakan mengangkut warga itu menggunakan jalur kapal laut.

"Tim yang kita turunkan ke Wamena mendata, ada sekitar 800 orang warga asal Sumut yang tinggal di Wamena. Sebanyak 309 orang di antaranya menyatakan ingin kembali ke Sumut. Oleh karena itu, kita akan memberikan bantuan terhadap warga asal Sumut itu," sebutnya.



Sumber: Suara Pembaruan