Kemhub Bangun Koridor Bus Rapid Transit di Lima Kota
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kemhub Bangun Koridor Bus Rapid Transit di Lima Kota

Selasa, 8 Oktober 2019 | 16:48 WIB
Oleh : Thresa Sandra Desfika / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Perhubungan (Kemhub) menjalin kerja sama dengan pemerintah Swiss dan Jerman untuk membangun koridor bus rapid transit (BRT) senilai 21 juta euro di lima kota yang menjadi proyek percontohan. Adapun kelima kota tersebut, yaitu Bandung, Semarang, Pekanbaru, Batam, dan Makassar.

Kesepakatan pembangunan koridor BRT ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Kemhub dan 5 pemerintah kota yang menjadi proyek percontohan yang dilaksanakan di Jakarta, Selasa (8/10/2019).

Baca Juga: Transjakarta, Oasis di Tengah Kemacetan

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemhub, Budi Setiyadi menjelaskan, anggaran proyek percontohan pengembangan koridor BRT di 5 kota ini bersumber dari dana hibah Pemerintah Swiss dan Jerman senilai 21 juta euro. Proyek tersebut diharapkan meningkatkan kualitas dan kapasitas angkutan umum di kota-kota yang menjadi proyek percontohan.

"Program ini adalah bantuan dari pemerintah Jerman dan Swiss. Banyak yang diberikan, selain kajiannya, juga dananya. Kalau kotanya yang jadi proyek percontohan adalah Bandung, Semarang, Makassar, Batam, dan Pekanbaru," ungkap Budi Setiyadi.

Budi Setiyadi menambahkan, peningkatan kualitas dan kapasitas angkutan umum perlu dilakukan guna mengurangi penggunaan kendaraan pribadi sehingga bisa mengurai kemacetan. "Selain itu, menyangkut kualitas udara atau polusi udara atau menyangkut efek rumah kaca. Ini juga akan berpengaruh positif dengan peningkatan kualitas dan kapasitas angkutan umum," imbuh Budi Setiyadi.

Baca Juga: Transpatriot Tambah Dua Rute Baru

Menurut Budi Setiyadi, program koridor BRT di 5 kota yang bekerja sama dengan Jerman dan Swiss ini akan mendampingi proyek buy the service yang diinisiasi Kemhub.

"Program ini adalah menyertai skema yang kita buat juga untuk 5 kota besar dengan buy the service. Sebetulnya, untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas angkutan umum, kita sudah sekitar berapa tahun lalu memang komitmen dan konsisten," imbuh Budi Setiyadi.

Di tempat yang sama, Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil mengatakan, pihaknya menyambut baik atas rencana pengembangan koridor BRT yang akan dilakukan Kemenhub bersama Pemerintah Jerman dan Swiss.

"Penyebab utama kemacetan adalah tingginya penggunaan kendaraan pribadi. Karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas angkutan umum," kata Ridwan Kamil.

Baca Juga: Konektivitas Transportasi Tingkatkan Nilai Investasi Properti

Sementara itu, Direktur Angkutan Jalan Kemhub, Ahmad Yani menerangkan, program ini bertajuk Sustainable Urban Transport Programme Indonesian (Sutrinama) dan Indonesia Bus Rapid Transit Corridor Development Project (IndobusN). Tujuan program tersebut agar kota-kota di Indonesia dapat berkontribusi terhadap upaya mitigasi emisi gas rumah kaca melalui pengembangan angkutan masal perkotaan yang berkelanjutan didukung dengan kebijakan transportasi perkotaan melalui pendekatan investasi dan peningkatan kapasitas.

"Pelaksanaan program sebagaimana dimaksud menggunakan dana hibah dari Pemerintah Jerman dan Pemerintah Swiss melalui GIZ (Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit) serta didukung dengan anggaran pada satuan kerja Direktorat Angkutan Jalan," kata Ahmad Yani.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Indeks 98: Judicial Review AD/ART Partai Demokrat Murni Persoalan Hukum

Upaya judicial review AD/ART Partai Demokrat murni persoalan hukum sehingga semua pihak harus tunduk dan patuh pada upaya tersebut.

NASIONAL | 28 September 2021

Acuan Melaut dan Tangkap Ikan, Nelayan Diminta Manfaatkan Aplikasi InfoBMKG

BMKG mendorong nelayan Indonesia memanfaatkan aplikasi InfoBMKG sebagai acuan dalam melaut dan menangkap ikan.

NASIONAL | 28 September 2021

KPK Minta MA Tolak PK Komisaris PT Pupuk Iskandar Muda

Komisi Pemberantasan Korupsi meminta majelis hakim Mahkamah Agung menolak Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan Komisaris PT Pupuk Iskandar Muda, Emir Moeis.

NASIONAL | 28 September 2021

Ekonomi Sirkular Jadi Strategi Pembangunan Rendah Karbon

Ekonomi sirkular yakni model ekonomi yang bertujuan untuk menghasilkan pertumbuhan ekonomi dengan mempertahankan nilai barang & sumber daya selama mungkin.

NASIONAL | 28 September 2021

Wapres: Hak untuk Tahu Adalah Hak Asasi

Wapres Maruf Amin menyatakan hak untuk tahu adalah hak asasi manusia yang dilindungi konstitusi.

NASIONAL | 28 September 2021

Hamish Daud Jadi "Pemulung Modern"

Menurut Co-Founder Octopus, Hamish Daud, aplikasi ini dibentuk untuk membantu mengatasi masalah sampah kemasan bekas pakai untuk didaur ulang.

NASIONAL | 28 September 2021

Wapres Tekankan Pentingnya Ketepatan Informasi di Masa Pandemi

Melalui pelaksanaan keterbukaan informasi publik, pemerintahan desa diharapkan Wapres dapat berjalan secara demokratis, transparan, adil, efektif, dan efisien.

NASIONAL | 28 September 2021

Kepada BEM SI, La Nyalla Urai Konsep Ekonomi Pendiri Bangsa

Ketua DPD RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti mengatakan, ekonomi Indonesia layaknya kapal yang memiliki tiga palka yakni koperasi, BUMN, dan swasta.

NASIONAL | 28 September 2021

Kemensos Integrasikan Data PBI Jaminan Kesehatan dengan DTKS

Kemensos memberikan perhatian khusus pada akurasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), yang menjadi basis data program bantuan sosial pemerintah.

NASIONAL | 28 September 2021

Ketua DPD RI: Oligarki Penyebab Ketidakadilan Sosial

Dijelaskan La Nyalla, oligarki dibangun atas dasar kekuatan modal kapital yang tidak terbatas, sehingga mampu menguasai dan mendominasi simpul-simpul kekuasaan.

NASIONAL | 28 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Jalur Puncak 2


# PSI


# Pengganti Mangkunegara IX


# SBY



TERKINI
Saham BRI Paling Aktif Saat Indeks Turun 0,15%

Saham BRI Paling Aktif Saat Indeks Turun 0,15%

EKONOMI | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings