Curah Hujan Meningkat, Titik Api di Jambi Turun Drastis

Curah Hujan Meningkat, Titik Api di Jambi Turun Drastis
Asap tebal masih menyelimuti Kota Jambi, Selasa, 24 September 2019. Hujan yang turun di beberapa kabupaten Jambi sejak Senin Siang, 23 September belum mampu menghalau asap tebal di kota itu. ( Foto: SP/Radesman Saragih )
Radesman Saragih / CAH Rabu, 9 Oktober 2019 | 08:50 WIB

Jambi, Beritasatu.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi sepekan ini turun dratis menyusul meningkatnya curah hujan di daerah itu. Kepala Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Addi Setiadi mengatakan jumlah titik api di Provinsi Jambi medio 2 – 8 Oktober 2019 kini tersisa hanya 74 titik.

Jumlah titik api tersebut menurun hingga 49 persen dibandingkan titik api medio 25 September – 1 Oktober 2019 sekitar 144 titik. Kemudian bila dibandingkan dengan titik api yang muncul di Jambi selama September lalu yang mencapai 2.333 titik, jumlah titik api sepekan terakhir di Jambi turun drastis. Bahkan titik api yang terpantau satelit Terra/Aqua di Jambi, Selasa (8/10/2019) hanya delapan titik.

Baca Juga: Hujan Belum Mampu Padamkan Karhutla di Jambi

“Drastisnya penurunan jumlah titik api di Jambi dipengaruhi hujan yang terus mengguyur Jambi dua pekan terakhir. Memang belum semua titik api padam. Namun hujan sudah memadamkan banyak titik api, sehingga asap yang menyelimuti Jambi pun semakin menipis,” kata Addi Setiadi di Jambi, Selasa (8/10/2019)

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muarojambi, M Zakir mengatakan, titik api di kawasan lahan gambut Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muarojambi menurun dratis menyusul hujan yang mengguyur daerah itu.

Baca JugaKetua DPRD Jambi Puji Kinerja TNI Padamkan Karhutla

“Titik api di Muarojambi sudah banyakpadam setelah hujan turun beberapa hari terakhir. Saat ini beberapa titik api skala kecil hanya terdapat di lahan gambut milik perusahaan PT BEP, Desa Pematang Raman, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muarojambi. Pemadaman titik api dan pendidnginan lahan gambut tersebut masih terus dilakukan,” katanya.

Sebelum turun hujan, lanjut M Zakir, titik api di Muarojambi mencapai ratusan. Sebagian besar titik api tersebut tersebar di lahan gambut Kecamatan Kumpeh Ulu dan Kumpeh Ilir, Kabupaten Muarojambi. 

Namun belum semuanya karhutla di daerah itu padam, terutama di lahan gambut. Beberapa titik api di lahan gambut wilayah Kabupaten Muarojambi dan Kabupaten Tanjungjabung Timur, Provinsi Jambi belum padam.

Kebakaran lahan gambut tersebut masih terus menyebarkan asap hingga ke wilayah Kota Jambi.



Sumber: Suara Pembaruan